Nyeri Dada Seperti Ditusuk Bisa Jadi Tanda Robekan Aorta Mematikan
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Ilustrasi panahan Asian Games 2018/Inasgoc
Harianjogja.com, JAKARTA-Sebanyak 259 atlet panahan dari sejumlah negara siap bersaing menjadi yang terbaik pada ajang Asian Games 2018 di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, 21-27 Agustus 2018.
Manajer cabang panahan Asian Games Tatang Fery Budiman di Jakarta, Minggu (19/8/2018) , mengatakan ada sejumlah negara yang mengirimkan atau menurunkan atlet terbesar yakni sebanyak 16 pemanah.
"Untuk negara dengan jumlah atlet terbanyak itu seperti Chinese Taipei, Malaysia, Korea Selatan, Kazakhstan, India dan tentu saja tuan rumah timnas Indonesia dengan berkekuatan sebanyak 16 atlet," katanya.
Sementara untuk atlet negara lain yang juga ikut dalam persaingan dalam olahraga adu tepat sasaran itu di antaranya Vietnam (12), Uni Emirat Arab (4), Kyrgyzstan, Tajikistan (4), Thailand (14), Srilanka (1), Singapura (9), Qatar (7), Korea Utara (7), Filipina (5), Pakistan (2), Nepal (5), Myanmar (6), Mongolia (14), Laos sebanyak 6 atlet.
Selanjutnya ada dari Arab Saudi (tiga atlet), Jepang (8 atlet), Iran (13 atlet), Irak (2 atlet), Hongkong (8 atlet), China (8 atlet), Banglades (13 atlet), hingga Bhutan yang ikut serta dengan 8 atlet.
"Para atlet dari sejumlah negara sudah menjalani latihan di JiExpo Jakarta secara bergantian sejak 16-19 Agustus. Kami memang sengaja mengatur jadwal latihan masing-masing agar tidak saling mengganggu," jelasnya.
Tim media center Asian Games Adams Anthony mengatakan seluruh nama atlet yang akan berlaga di ajang olahraga multi event terbesar se-Asia tersebut dapat dilihat dan diakses melalui situs Inasgoc.
Selain nama-nama atlet, tim media juga sudah menyiapkan jadwal pertandingan mulai dari babak kualifikasi hingga babak puncak atau final untuk penentuan peraih medali emas di ajang olahraga empat tahunan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta