Prediksi Ganjar Pranowo Terbukti, Jateng Panen Covid-19 Seusai Lebaran
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Mateo Kovacic/Reuters-John Sibley
Harianjogja.com, JOGJA--Mateo Kovacic mengungkap alasan meninggalkan Real Madrid dan memilih bergabung dengan Chelsea pada bursa transfer musim panas ini. Kovacic mengaku lelah karena cuma menjadi pemain pelapis di Madrid.
Kovacic pindah ke Chelsea dengan status pinjaman selama semusim. Belum diketahui apakah ada klausul kontrak permanen pada akhir masa peminjamannya. Meski begitu, Kovacic merasa keputusannya untuk pindah ke Chelsea adalah tepat.
Selama tiga musim membela Madrid, Kovacic memang tak menjadi pilihan utama. Dia kalah dengan Luka Modric, Toni Kroos, dan Casemiro yang menjdi andalan di lini tengah. Total, Kovacic hanya bermain sebanyak 109 kali bersama Madrid di semua ajang.
Total bermainnya pun cuma 5.931 menit atau rata-rata bermain hanya 49 menit per laganya. Dia pun merasa tak dipercaya oleh pelatih Madrid kala itu. Ketika ada kesempatan untuk pindah, Kovacic pun memilihnya.
Pilihan akhirnya jatuh kepada Chelsea. Pemain 24 itu merasa Chelsea menaruh kepercayaan besar kepadanya bersama pelatih baru, Maurizio Sarri. Setelah absen di laga pertama Chelsea musim ini, Kovacic diturunkan di 30 menit terakhir saat melawan Arsenal. Di laga tersebut Chelsea menang 3-2.
"Kepindahan ini penting. Setelah tiga tahun inkonsistensi dalam waktu bermain di Madrid, saya masuk ke tim yang menginginkan saya dan seorang pelatih yang menginginkan dan mempercayai saya. Begitulah kepindahan ke Chelsea terwujud," kata Kovacic seperti dilansir Standard.co.uk, Selasa (21/8/2018).
"Itulah yang saya sungguh inginkan sekarang dan saya ingin menjaganya seperti itu. Dia sudah mengenal saya sejak lama dan itulah yang penting menurut saya."
"Skuat ini fenomenal dengan banyak pemain bagus, itulah sebabnyak tidak terlalu sulit untuk beradaptasi dengan cepat. Tempo permainannya lebih cepat dan ada lebih banyak ruang, tapi pada dasarnya tak sulit untuk beradaptasi ketika Anda dikelilingi pemain-pemain bagus," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.