Nyeri Dada Seperti Ditusuk Bisa Jadi Tanda Robekan Aorta Mematikan
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Skuat Indonesia/JIBI-Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JOGJA--Pemain Indonesia diminta sabar menghadapi taktik provokasi ala Timur Tengah yang kemungkinan besar bakal diterapkan Uni Emirat Arab (UEA) di 16 besar sepak bola putra Asian Games 2018 yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Jumat (24/8/2018) lusa.
"Pelatih Milla punya pengalaman melatih di UEA, dia tahu betul karakter pemain negara tersebut, makanya ada instruksi khusus dari pelatih untuk tetap menjaga spirit dan kontrol emosi saat pertandingan," kata asisten pelatih Indonesia Bima Sakti, Rabu (22/8/2018).
Kemungkinan adanya rotasi di skuas Garuda, menurut Bima Sakti untuk sementara belum diputuskan, mengingat Indonesia masih punya kesempatan menjalani satu kali lagi sesi latihan sebelum berlaga melawan UEA.
"Tunggu pada sesi latihan terakhir, karena masih ada satu kali lagi sesi latihan yang akan dilaksanakan oleh pemain," ujar gelandang Timnas Indonesia di dekade 90-an tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.
Liverpool dan Adidas meluncurkan jersey kandang musim 2026/2027 bernuansa retro era juara liga 1989-90 dengan teknologi CLIMACOOL+.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.