RI Siapkan Langkah Darurat usai WNI Dicegat Israel di Laut Mediterania
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Pitcher tim Indonesia Monica Issella melempar bola saat pertandingan babak penyisihan Sofbol Asian Games antara Filipina melawan Indonesia di Lapangan Softball Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018). / Antara-Hariandi Hafid
Harianjogja.com, JAKARTA - Langkah tim sofbol putri Indonesia di Asian Games 2018 dipastikan berhenti. Hal ini menyusul kekalahan 0-4 dari tim sofbol putri Filipina di Stadion Sofbol Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018).
Beberapa kali pitcher sofbol Filipina bernomor 29 Palma menciptakan strike out bagi para pemukul timnas Indonesia. Barisan pemukul Indonesia pun nampak kepayahan menghadang laju bola yang dilempar.
Indonesia sempat membalas strike out kepada Filipina melalui pemain bernomor tujuh, pitcher Indonesia Isella Monica. Namun hingga inning terakhir selesai, Indonesia gagal memberikan perlawanan berarti kepada Filipina. Dengan kemenangan atas Indonesia, Filipina mencatatkan empat kemenangan dari lima pertandingan.
Tim Nasional Sofbol Putri Indonesia sendiri harus terhenti dari perburuan medali setelah dipastikan tidak dapat melaju ke babak selanjutnya pada pertandingan Asian Games.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.