7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Indonesia gagal melaju ke perempat final sepak bola putra Asian Games 2018./JIBI-Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, Cikarang—Luis Milla berang dengan wasit Shaun Evans yang memimpin laga Indonesia melawan Uni Emirat Arab (UEA) di 16 besar Asian Games 2018, Jumat (24/8/2018).
Milla bahkan menuding wasit asal Australia itu tidak berkompeten menjalankan tugasnya. “Wasit tidak memiliki level untuk memimpin pertandingan hari ini. Saya rasa dia tidak pantas melanjutkan tugasnya di Asian Games ini,” ujar Luis Milla seusai laga melawan UEA di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Jumat.
Dalam laga ini, Evans memberikan dua hadiah penalti kepada UEA. Satu di babak pertama karena Andi Setyo menjatuhkan Zayeed Alemari dan satu lagi di babak kedua setelah Hansamu menjatuhkan Shaheen Al-darmki. Jika saja UEA tidak mendapat penalti, Indonesia bisa melaju ke perempat final.
“Seharusnya penalti kedua itu tidak diberikan. Lalu di babak pertama perpanjangan waktu, wasit semestinya memberikan kartu merah kepada pemain UEA yang melanggar Ilham Udin,” tutur dia.
Di menit ke-103, Ilham Udin dilanggar secara keras tetapi Evans hanya memberikan kartu kuning. Evan juga berkali-kali salah mengambil keputusan. Misalnya bola sundulan Hansamu Yama di babak kedua yang mengenai bek UEA tak dianggap oleh Evans. Indonesia semestinya memperoleh tendangan penjuru, tetapi Evans malah memberikan tendangan gawang kepada UEA.
Kiper Andritany Ardhiyasa juga menganggap penalti kedua UEA tidak layak. “Saya setuju dengan apa yang disampaikan pelatih Luis Milla. Itu tidak seharusnya penalti karena posisi pemain terhadap bola 50:50,” kata Andritany.
Indonesia gagal melaju ke perempatfinal sepak bola putra Asian Games 2018 setelah kalah adu penalti 3-4 dari UEA. Di waktu normal dan perpanjangan waktu, kedua tim bermain imbang 2-2. Gol-gol UEA dalam pertandingan itu ditorehkan oleh Zayed Alameri melalui sepasang tendangan penalti di menit ke-20 dan 65. Sementara gol Indonesia dilesakkan oleh Alberto Goncalves di menit ke-52, Stefano Lilipaly di menit ke-90+4.
Dari lima penendang Indonesia, hanya tiga yang mencetak gol, yakni Stefano Lilipaly, Alberto Goncalves, dan Muhammad Hargianto. Di kubu UEA, ada empat penendang yang sukses, yakni Ahmad Alhashmi, Zayed Alameri, Khaled Aldhanhani dan Husain Abdullah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.