Kasus Dugaan Pemerasan THR, Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun
Bupati nonaktif Cilacap Syamsul Auliya Rachman dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan pemerasan THR terhadap pimpinan OPD.
Jonatan Christie / Antara-Nafielah Mahmudah
Harianjogja.com, JAKARTA -Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mempersembahkan medali emas bagi Indonesia setelah menaklukkan pemain asal Chinese Taipei Chou Tien Chen, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018) siang.
Jonatan Christie menjawab penantian panjang Indonesia selama 12 tahun dengan menjuarai nomor tunggal putra Asian Games 2018 setelah kemenangan Taufik Hidayat pada tahun 2006.
Jonatan harus melakoni tiga gim untuk meraih kemenangan dengan skor 21-18, 20-22, 21-15.
Game pertama berlangsung ketat. Jonatan dan Chou Tien saling ngotot untuk mencetak angka. Kejar mengejar angka pun tidak bisa dihindarkan. Pukulan Chou Tien yang tipis melewati net gagal dikembalikan Jonatan.
Jojo, demikian ia akrab disapa membalas dengan smes tajam sehingga kembali unggul 9-8, dan terus unggul 13-10. Chou Tien yang merupakan juara Singapura Terbuka 2018 itu berhasil menyusul Jojo menjadi 15-15.
Namun, Jojo kembali memimpin permainan 20-17. Jojo butuh satu angka lagi untuk memegang gim pertama. Tetapi pukulan Jojo malah menabrak sehingga memberi angka bagi lawan. Chou Tien menambah angka dari smes kerasnya yang gagal dikembalikan Jojo. Pukulan Chou Tien yang menabrak net akhirnya memberikan gim pertama untuk Jonatan.
Gim kedua direbut oleh Chou Tien setelah Jonatan gagal menggunakan kesempatan emas di poin kritis.
Chou Tien memang tampil lebih dominan sejak awal gim kedua. Jojo tertinggal 5-10. Perlahan tapi pasti, Jojo mencoba menembus pertahanan Chou Tien dengan pukulan-pukulan tajam sehingga skor menjadi 5-11.
Chou Tien masih memimpin gim kedua. Namun Jojo tidak patah semangat. Pemain berusia 20 tahun itu mengejar hingga skornya hampir menyamai lawan 11-12. Sayangnya, di gim kedua pukulan Jojo kerap kali menabrak net. Jojo kembali tertinggal 16-20.
Pada poin kritis tersebut, Jojo berhasil memperpanjang nafasnya dan mencegah Chou Tien menambah satu angka. Jojo menyusul 20-20.
"Jojo bisa.. Jojo bisa.. Jojo bisa," teriak ribuan penonton di Istora Senayan.
Chou Tien membalas dengan smes keras yang sulit dikenalikan Jonatan. Suasana di Istora Senayan pun semakin tegang.
"Abisin.. abisin.. abisin," teriak penonton.
Jonatan lalu melancarkan smes keras yang menabrak net. Jonatan gagal menyelamatkan gim kedua. Skor 20-22.
Gim ketiga berlangsung semakin panas. Awal gim yang berlangsung ketat berhasil diatasi Jojo. Ia memimpin skor 11-7. Jojo tidak terkejar lagi 17-10 dan meskipun Chou Tien sempat menambah beberapa angka, Jonatan akhirnya memenangi gim ketiga.
Jojo melakukan selebrasi dengan membuka bajunya. Penonton langsung berdiri memberikan tepuk tangan paling meriah untuk sang juara.
"Indonesia.. Indonesia.. Indonesia," teriak penonton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bupati nonaktif Cilacap Syamsul Auliya Rachman dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan pemerasan THR terhadap pimpinan OPD.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.