La Liga Selidiki Lapangan yang Bikin Pemain Barca Jadi Tukang Rumput

M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis Selasa, 28 Agustus 2018 23:17 WIB
La Liga Selidiki Lapangan yang Bikin Pemain Barca Jadi Tukang Rumput

Rumput lapangan di Stadion Jose Zorrilla terkelupas setiap pemain Barcelona dan Valladolid berebut bola./AS

Harianjogja.com, JOGJA–Operator La Liga Spanyol menyelidiki buruknya lapangan di Stadion Jose Zorrilla di Valladolid yang digunakan tuan rumah Real Valladolid untuk menjamu Barcelona.

Kondisi lapangan sangat buruk. Rumput-rumput terlihat hanya ditempelkan sehingga kerap kali terkelupas ketika pertandingan berjalan. Permukaan lapangan pun sangat tidak rata.

Sepanjang pertandingan para pemain kedua tim jelas terlihat tidak nyaman dan kesulitan mengontrol bola. Akibatnya, Barca gagal mengeluarkan seluruh kemampuannya dan hanya bisa menang dengan skor tipis 1 -0 melalui gol Ousmane Dembele. 

Bukan hanya kesulitan mengontrol bola. Beberapa pemain Barca pun menjalankan peran sebagai tukang rumput dengan membantu merapikan permukaan lapangan yang terkelupas di banyak bagiannya.

“Menyusul kondisi lapangan pertandingan antara Valladolid dan Barcelona, kasus disiplin segera dibuka untuk mengklarifikasi siapa yang harus bertanggung jawab. Lapangan itu tidak memenuhi persyaratan minimal yang diperlukan untuk berkompetisi,” demikian pernyataan La Liga.

                                   Pemain Barcelona Jordi Alba membantu merapikan rumput lapangan yang terkelupas - AS

Pelatih Real Valladolid Sergio Gonzalez mengatakan klub tersebut sudah berusaha keras untuk menyediakan lapangan yang layak. “Kami tim yang terakhir lolos promosi dan kami menemui masalah dalam mendapatkan lapangan yang siap tepat waktu,” tuturnya.

Media lokal menyebutkan permukaan lapangan seperti ladang kentang, sementara para pemain Barca mengekspresikan rasa frustrasi mereka selepas pertandingan.

“Ini menyedihkan dan bermain di lapangan seperti itu berisiko cedera,” kata bek Barca Gerard Pique seraya menambahkan Valladolid perlu segera memperbaiki rumah mereka.

Adapun Sergio Busquets mempertanyakan mengapa kondisi lapangan yang begitu buruk bisa lolos dari pengawasan otoritas La Liga. “Di kompetisi terbaik dunia ada lapangan seperti ini,” katanya mengeluh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online