Komdigi Sebut 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Atlet Taekwondo Indonesia, Defia rosmaniar/Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Defia Rosmaniar, peraih emas partama Asian Games 2018 Indonesia kembali masuk kampus. Dia disambut penuh sukacita dan apresiasi dari civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kesatuan, Kota Bogor, Selasa (4/9/2018).
Penyambutan Defia dan dua rekannya sesama tim Taekwondo Kota Bogor, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Eko Prabowo, dengan pengalungan bunga. Defia tercatat sebagai mahasiswa mahasiswa D3 Manajemen Pemasaran dan sudah menyelesaikan studi, akan diwisuda bulan November mendatang. Ketua STIE Kesatuan Kota Bogor, Dr Iriyadi mengatakan, sebuah kebanggaan anak didiknya berhasil membawa harum nama Kota Bogor dan menampilkan prestasi yang gemilang di Asian Games.
"Tentunya keberhasilan Defia menjadi penyembangat bagi kampus STIE Kesatuan, dan memotivasi mahasiswa lainnya untuk melakukan hal yang serupa,"kata Iriyadi.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diukir Defia, pihak kampus menyedialan bonus beasiswa melanjutkan pendidikan ke strata pertama.
Defia mengaku sangat bersyukur dengan semua penyambutan dan apresiasi yang diterimanya. Sejumlah hadiah telah diterimanya, termasuk bonus dari Presiden, uang saku, serta apartemen dari Pemkot Bogor.
"Bonus sudah diberikan presiden sebelum penutupan. Alhamdulillah begitu banyak yang peduli dan perhatian, ini jadi penyemangat," kata dara 23 tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, Defia juga menceritakan pengalamannya mendapatkan medali emas, dan memilih karir menjadi atlet. Defia bergabung dengan Taekwondo Kota Bogor sejak tahun 2010, mengenal olahraga bela diri tersebut dari kakak sepupu sejak SMP, sekedar untuk mengisi waktu kosong.
"Awalanya saya ikut kakak sepupu, sempat dilarang ibu, karena saya anak perempuan, katanya kurang baik. Tapi saya tetap lanjut dan merasa passion saya di sini," katanya.
Walau ibunya menentang pilihannya, tapi Almarhum ayahnya mendukung keinginan Defia untuk menjadi atlet taekwondo. Defia masuk Pelatnas sejak 2012, sampai kini masih dalam masa pemusatan latihan untuk menghadapi Porda Jawa Barat.
Selain Asian Games, sejumlah medali juga diraihnya dalam beberapa kejuaraan, seperti meraih perunggu di Myanmar, juara dua di kejuaraan Filiphina, dan meraih medali emas di kejuaraan Pulau Jeju Korea Selatan bulan Juli lalu
Menurut Defia, dirinya tertantang untuk meraih medali pertama di Asian Games. Rasa ingin tahu membuatkan termotivasi untuk memberikan yang terbaik di Asian Games.
"Rasa ingin tau, kalau dapat medali emas itu apa rasanya. Makanya termotivasi, apalagi dapat banyak dukungan dari teman dan lingkungan sekitar," katanya.
Defia juga menceritakan pengalaman membagi waktu untuk kuliah dan latihan. Selama mengikuti Pelatnas dirinya belajar melalui internet dan selalu berkomunitas dengan dosen bimbingan.
"Kalau ada UTS biasanya diberi izin pulang dan ikut ujian," katanya. Rencananya Defia akan melanjutkan pendidikan ke jenjang strata pertama, dan menerima tawaran menjadi PNS dari Pemkot Bogor.
"Kalau bonus rencananya mau digunakan untuk berangkatkan haji mama, sisanya disimpan untuk investasi masa depan," kata Defia.
Sementara itu, Kadispora Kota Bogor, Eko Prabowo menyebutkan, Defia telah membawa kebanggan bagi warga Kota Bogor, menjadi inspirasi untuk terus memberikan prestasi.
"Yang pasti Pemkot Bogor sangat bangga dengan prestasi yang diraih Defia, ke depan, bagaimana membina atlet-atlet muda lainnya berprestasi," kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.