PSIM JOGJA VS PERSEGRES : Misi Bangkit Laskar Mataram

Jumali
Jumali Sabtu, 08 September 2018 14:55 WIB
PSIM JOGJA VS PERSEGRES : Misi Bangkit Laskar Mataram

Pertandingan antara PSIM Jogja vs PSBS di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (5/9/2018) sore / Harian Jogja-Jumali

Harianjogja.com, JOGJA - laga berat bakal kembali dijalani oleh PSIM Jogja saat menjamu Persegres Gresik United pada lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (9/9/2019) sore mendatang.

Tim berjuluk Laskar Mataram ini kemungkinan akan kembali menjalani laga tanpa penonton saat menjamu tim Kebo Giras.

Sebab, sampai berita ini diturunkan, belum ada keputusan dari kepolisian setempat, jika laga diperbolehkan dengan penonton.

Di sisi lain, PSIM Jogja memiliki pengalaman kurang baik saat menjalani laga tanpa penonton. Pada lanjutan Liga 2 2018 lalu, PSIM Jogja gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh PSBS Biak di tempat yang sama.

Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengatakan, dengan atau tanpa penonton, pihaknya harus siap menghadapi pertandingan kali ini. Sebab, pada laga kali ini, PSIM membutuhkan tambahan tiga poin.

"Kami sudah banyak kehilangan poin. Kami butuh kemenangan pada laga kali ini. Semua sudah kami persiapkan, termasuk melakukan pembenahan pada penyelesaian akhir," kata Bona di Wisma PSIM, Sabtu (8/9/2018) siang.

Menurut Bona pembenahan terhadap penyelesaian akhir adalah hal urgen jelang laga melawan Persegres. Hal ini penting menyusul menurunnya koleksi gol dari lini depan, pada beberapa pertandingan terakhir, meskipun PSIM Jogja memiliki banyak peluang.

"Masih ada keraguan dari lini depan saat melakukan eksekusi sehingga banyak peluang gagal dikonversikan menjadi gol. Untuk itu kami benahi," sambung Bona.

Meski mengusung target meraih poin penuh, namun mantan pemain PSS Sleman dan PSMS Medan ini tetap mengingatkan kepada anak asuhnya untuk tampil optimal dan tidak menganggap remeh kekuatan dari Persegres. Sebab, meski sempat menelan kekalahan 5-1 di kandang PSS Sleman, kekuatan Persegres tidak bisa dipandang sebelah mata.

"Mereka punya pemain bagus. Pemain sayap, lini depan dan gelandang mereka cukup baik. Anak-anak tidak boleh meremehkan, bisa saja mereka bangkit saat melawan kami," papar Bona.

Sementara pelatih Sunasi Rahman mengakui usai laga melawan PSS Sleman, pihaknya sedikit banyak mengalami permasalahan dengan mental pemain. Meski demikian, pemberian motivasi kepada pemain terus dilakukan pihaknya jelang menghadapi PSIM Jogja.

"Mudah-mudahan mereka mengalami peningkatan jelang laga kali ini," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online