Jamu Persiba Balikpapan, PSS Sleman Tanpa 5 Pemain Pilar

Jumali
Jumali Senin, 17 September 2018 14:55 WIB
Jamu Persiba Balikpapan, PSS Sleman Tanpa 5 Pemain Pilar

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro saat memberikan keterangan di depan awak media di Stadion Maguwoharjo, Minggu (9/9/2018). / Harian Jogja-Jumali


Harianjogja.com, SLEMAN - Krisis pemain masih menghantui PSS Sleman jelang laga melawan Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (20/9/2018) mendatang.

Sebab, selain dipastikan kehilangan sosok Dave Mustaine, Adi Nugroho dan Slamet Budiono, tim berjuluk skuat Super Elang Jawa juga tidak bisa menampilkan Jodi Kustiawan dan Taufiq Febrianto.

"Taufiq kena larangan bermain karena kartu merah saat kami dijamu Martapura FC. Jodi juga kemungkinan tidak bisa diturunkan. Untuk itu kami maksimalkan pemain yang ada nantinya," terang pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro kepada Harianjogja.com, Senin (17/9/2018) siang.

Meski terancam tanpa lima pemain, namun Seto mengaku tidak terlalu khawatir dengan kekuatan timnya. Sebab, Ilham Irhas yang semula tidak dibawa dalam lawatan melawan Martapura FC sudah bisa dimainkan. Irhas kemungkinan diduetkan dengan Amarzukih di lini tengah. Sedangkan untuk posisi Jodi Kustiawan, PSS masih memiliki Ryan Mirza yang bisa diduetkan dengan Arie Sandy. Sedangkan pilihan lainnya yang bisa ditempuh oleh PSS adalah menduetkan Zamzani dengan Arie Sandy.

"Irhas sudah bisa kami mainkan. Artiya, persoalan di lini tenagah sedikit terbantukan dengan kembalinya Irhas," sambung Seto.

Seto mengungkapkan, meski secara peringkat timnya akan lebih diunggulkan saat menjamu Persiba, namun pihaknya tetap waspada dengan kekuatan dari tim besutan Haryadi. Sebab, tim Beruang Madu dipastikan akan tampil habis-habisan saat dijamu oleh PSS Sleman.

"Apalagi mereka baru saja kehilangan 3 poin di kandang setelah ditekuk PSIM Jogja. Motivasi mereka pasti akan lebih pada laga kali ini. Kami harus fokus dan mewaspadai hal tersebut," papar Seto.

Di laga melawan Persiba sendiri, Seto menyatakan, tidak ada pilihan lain bagi skuatnya untuk tidak meraih kemenangan. Sebab, laga kali ini adalah laga kandang dan wajib meraih tiga poin. Oleh karena itu, sejumlah pembenahan mulai dilakukan olehnya jelang digelarnya pertandingan.

Sejauh ini, Seto menuturkan, pihaknya terus mewaspadai tendangan bola silang dan bola mati dari Persiba Balikpapan. Hal ini mengingat akurasi dari tendangan bola silang Persiba pada laga melawan PSIM Jogja terlihat menunjukkan keakuratannya.

"Untuk itu kami benahi lini bertahan kami. Kami kasih pengertian kepada para pemain. Kami waspadai bola set-piece mereka yang cukup baik," ucap Seto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online