Bawa Sajam saat Geruduk Perumahan, 5 Pemuda di Kudus Ditangkap
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
Rekonstruksi pengeroyokan Haringga Sirla. /Okezone
Harianjogja.com, BANDUNG - Peristiwa pengeroyokan hingga tewas yang menimpa Haringga Sirila, 23, suporter asal Jakarta di Stadion GBLA Bandung pada Minggu 23 September 2018, saat menjelang laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta menjadi kemarahan banyak pihak.
Dalam kejadian tersebut, polisi menetapkan delapan tersangka. Penyidikan kepolisian pun masih terus dikembangkan, untuk menangkap pelaku lainnya, yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Ditemui saat menggelar rekontruksi, salah seorang saksi yakni Adang Ali, mengatakan dirinya melihat langsung aksi pengeroyokan terhadap Haringga.
Adang pria 67 tahun yang kesehariannya berjualan bakso di Stadion GBLA itu, turut menjadi saksi dalam aksi pengeroyokan itu.
"Saya melihat korban diseret dan diteriaki," kata Adang, saat ditemui di lokasi pengeroyokan, di Stadion GBLA, Bandung, Jalan Cimencrang, Gedebage, Rabu (26/9/2018).
Masih terngiang dalam ingatakannya, saat kejadiannya banyak orang meneriaki korban. Seingatnya, korban lanjut Adang diteriaki dengan sebutan supporter Persija Jakarta.
"Waktu itu korban diteriaki, \'Ieu aya budak The Jak, kadarieu\' [ini ada anak The Jak, ayo kesini]. Mereka teriaki itu sambil memukuli korban," ungkap dirinya.
Demi rasa kemanusiaan, Adang mengaku dengan keadaannya tersebut, dirinya sempat mencoba menghentikan aksi pengeroyokan itu. Namun malah dirinya turut dikerumuni massa yang cukup banyak, saat itu.
"Saya turut kedorong-dorong waktu itu. Karena orang banyak saya tak sadarkan diri. Waktu pas sadar, saya dapat kabar kalau korban tak sadarkan diri," ucapnya.
Dari situ, Adang mengaku tidak mengetahui kejadian lainnya. Namun begitu, barang dagangannya pun hancur.
"Piring saya habis semua, pecah semua," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang