Viral Pendaki Naiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu, Ini Sanksinya
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Leroy Sane/Reuters-Piroschka Van de Wouw
Solopos.com, AMSTERDAM - Jerman kembali menuai hasil minor. Kali ini mereka dibekuk Belanda dalam lanjutan UEFA Nations League. Kekalahan itu membuat Jerman mengulangi rekor buruk yang tercipta pada 1985 silam. Jerman bermain sangat jelek dan ceroboh.
Menghadapi Belanda Johan Cruyff Arena, Minggu (14/10/2018) dini hari WIB, kalah dengan skor telak 3-0. Padahal, mereka mampu mendominasi permainan. Gol-gol dari Virgil van Dijk, Memphis Depay, dan Giorginio Wijnaldum membuat Jerman tak berkutik.
Hasil ini membuat Jerman belum berhasil mencetak gol dalam tiga laga kempetitif beruntun,. Sebelumnya, Jerman hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Prancis, serta tumbang 0-2 dari Korea Selatan di fase grup Piala Dunia 2018.
Tak hanya itu, seperti dikutip dari Bleacher Report, Jerman pun mengulangi rekor buruk yang tercipta pada 1956 dan 1985. Rekor buruk itu adalah lima kali kalah sepanjang tahun. Itu menjadi kekalahan terbanyak Jerman dalam satu tahun.
Pada 2018 ini, Jerman tercatat sudah kalah lima kali yakni melawan Korea Selatan, Meksiko, Austria, Brasil, serta Belanda.
"Kami bermain baik sampai akhirnya kebobolan dan kami membuang banyak kesempatan," ujar pelatih Jerman, Joachim Low, soal pertandingan melawan Belanda seperti dikutip dari Reuters.
Jerman kebobolan di menit ke-30 gara-gara sundulan Van Dijk. Di babak pertama, Jerman tak terlalu mendominasi laga, tetapi kelihatan solid. Di babak kedua, penyakit yang membuat mereka tersingkir secara memalukan dari Piala Dunia 2018 datang lagi. Die Mannscaft langsung mendominasi permainan dan mengurung lini belakang Belanda. Namun, penguasaan bola mereka tak berarti karena penyelesaian akhir sangat buruk.
Ketajaman lini serang yang seolah lenyap sepanjang laga. Ada tiga peluang emas yang dimiliki Jerman, yakni lewat kaki Timo Werner, Leroy Sane, dan Thomas Muller. Semuanya gagal. Sementara Jerman terus mengurung, barusan gelandang dan bek mereka sangat ceroboh. Gol Memphis Depay lahir karena kesalahan operan Joshua Kimmich, sedangkan gol Wijnaldum lantaran Julian Draxler kehilangan bola.
Jerman pun membuat Belanda, tim yang gagal lolos ke Euro 2016 dan Piala Dunia 2018, tampil layaknya kesebelasan kelas dunia, meski De Oranje banyak diperkuat pemain muda.
"Setelah kebobolan, Anda bisa lihat hasil belakangan ini di mana kami kurang pede. Kenapa kami tidak bikin gol? Sulit menjawabnya, kami punya banyak peluang emas. Jika kami cuma kalah 0-1, maka itu bisa diterima tapi tidak bagus ketika kami amburadul di 10 menit terakhir," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.
Kahitna membagikan rahasia tetap kompak dan bertahan selama 40 tahun di industri musik Indonesia, mulai dari saling menerima hingga menjaga identitas musik.