Prediksi 2022: Properti Industri & Logistik Diprediksi Paling Dicari
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
Gareth Southgate/Reuters-Sergio Perez
Harianjogja.com, JOGJA – Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate mengatakan Liga Premier Inggris digulirkan terlalu cepat sehingga pemainnya rentan cedera. Dia mempertanyakan alasan Liga Premier dimulai kurang dari sebulan setelah final Piala Dunia 2018.
Liga Premier dimulai pada 10 Agustus lalu, sepekan sebelum La Liga, Serie A, dan dua pekan menjelang bergulirnya Bundesliga.
Southgate, yang membawa timnya mencapai semifinal Piala Dunia 2018, yakin bahwa para pemain kurang istirahat.
"Saya tidak mengerti mengapa liga kami dimulai sangat awal, tetapi itu sudah terjadi dan situasi yang sangat sulit bagi klub," kata Southgate dalam konferensi pers pada Minggu (13/10/2018), menjelang pertandingan UEFA Nations League menghadapi tuan rumah Spanyol.
"Beberapa klub tidak bisa menurunkan pemain mereka. Lihatlah Tottenham, yang menyumbang banyak pemain di semifinal [Piala Dunia 2018] dan mereka harus diterjunkan langsung ke pertandingan, itu situasi yang tidak mungkin bagi para pelatih," paparnya.
Kapten Timnas Inggris Harry Kane, yang belum menyumbang gol dari enam pertandingan untuk Inggris, adalah salah satu yang kurang istirahat, meski penyerang asal Tottenham itu mengaku tidak perlu waktu istirahat.
"Ketika Anda melihat pertandingan liga, ada banyak tim yang belum tampil bagus karena banyak pemain yang cedera," tuturnya.
Inggris berada di urutan bawah Grup 4 Liga A UEFA Nations League bersama Kroasia,. Menghadapi Spanyol, Inggristanpa bek John Stones dan gelandang Jordan Henderson. Kedua pemain itu akan digantikan oleh Joe Gomez dan Harry Winks.
Southgate menegaskan bahwa ia tidak terlalu khawatir dengan kondisi timnya setelah bermain imbang tanpa gol melawan Kroasia beberapa hari lalu, meski mereka tampil lebih dominan.
"Kekhawatiran akan terjadi jika kami tidak mampu menciptakan peluang. Yang paling penting adalah kami tampil berbahaya, mewaspadai ancaman dan mendapatkan posisi bagus untuk mencetak gol. Dengan pemain yang kami punya, jika kami terus menciptakan peluang itu, mereka akan mencetak gol," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.