Piala AFC U-19 2018: Taiwan, Sandungan Pertama Indonesia Menuju Polandia

Hanifah Kusumastuti
Hanifah Kusumastuti Kamis, 18 Oktober 2018 13:25 WIB
Piala AFC U-19 2018: Taiwan, Sandungan Pertama Indonesia Menuju Polandia

Egy Maulana Vikri & Indra Sjafri/Antara-Sigid Kurniawan

Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia seperti tidak berjodoh dengan nasib baik di Piala AFC U-19. Tampil 16 kali, kesebelasan junior ini hanya sekali meraih gelar juara yakni pada 1961.

Menjadi juara di Piala AFC U-19 memang tidak mudah. Indonesia bisa dikatakan memasang target muluk jika ingin mengulang pencapaian terbaik mereka pada Piala AFC U-19 1961 di Thailand.

Namun, Egy Maulana Vikri cs. punya peluang karena mereka bermain di hadapan pendukung sendiri. Indonesia U-19 pun akan memulai kampanye perdana mereka di Piala AFC U-19 dengan melawan Taiwan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (18/10) pukul 19.00 WIB (disiarkan langsung RCTI dan FOX Sports).

Pelatih Indonesia U-19, Indra Sjafri, berharap bisa menebus kegagalan pada Piala AFC U-19 2014 silam. Saat itu, pasukan Indra Sjafri datang ke turnamen dengan status gagah, yakni juara Piala AFF U-19 2013. Namun, di Piala AFC U-19 2014, Indonesia yang diperkuat Evan Dimas Darmono cs. hanya finis sebagai juru kunci di penyisihan grup tanpa mengantongi satu poin pun.

“Kami siap mengerahkan kemampuan terbaik kami dan memperbaiki apa yang terjadi pada 2014. Kami berharap bisa bermain bagus di fase grup dan lolos ke babak berikutnya, target utama kami lolos ke semifinal, itu pencapaian yang sudah lama tidak terwujud,” ujar Indra, seperti dilansir the-afc.com, Rabu (17/10).

Tim yang lolos ke semifinal Piala AFC U-19 2018 otomatis mendapatkan tiket ke Piala Dunia U-20 2019 di Polandia, tahun depan.

Garuda Muda lolos ke Piala AFC U-19 karena status mereka sebagai tuan rumah. Di kualifikasi Piala U-19 2018 yang digelar di Korea Selatan (Korsel), Oktober-November 2017, Indonesia berstatus sebagai penggembira.

Kendati tidak memengaruhi tiket lolos, Indonesia U-19 bisa belajar banyak dari kualifikasi di Korsel tahun lalu. Saat itu, Indonesia U-19 finis di belakang Korsel dan Malaysia. Indonesia dihajar Korsel dengan skor 0-4 dan dibantai Malaysia dengan skor 1-4. Poin yang mereka kantongi di kualifikasi hanya ketika melawan tim-tim dengan level di bawah mereka, yakni Brunei dan Timor Leste.

Namun, Garuda Nusantara memiliki modal lumayan dalam uji coba yang mereka ikuti menjelang Piala AFC U-19 2018 ini. Terbaru, Hanis Saghara Putra dkk. menundukkan Yordania U-19 dengan skor 3-2, akhir pekan lalu. Indoneasia U-19 pun siap mengerahkan kekuatan penuh kontra Taiwan U-19 yang dinilai Indra sebagai tim pekerja keras.

“Taiwan merupakan tim dengan kerja keras tinggi dan mereka selalu memberikan yang terbaik di setiap laga. Kami tidak boleh lupa, tim-tim yang berkompetisi di Piala AFC U-19 merupakan tim terbaik di Asia,” ujar Indra Sjafri.

Pelatih Taiwan, Vom Ca Nhum, mengaku tidak sabar menerima tantangan di Piala AFC U-19. Maklum, ini merupakan penampilan pertama Taiwan di putaran final Piala AFC U-19 sejak 44 tahun silam.

“Kami sangat bahagia bisa berada di sini kembali, setelah 44 tahun berlalu akhirnya kami lolos ke turnamen ini. Ini akan sulit bagi kami, tentu saja, namun kami akan berusaha yang terbaik. Saya tahu Indonesia sebagai tim yang bagus dan saya sangat menghormati mereka,” kata Ca Nhum.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online