Macan Kumbang Masuk Permukiman di Batang, BKSDA Tambah Kamera Trap
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
ilustrasi sepak bola / Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA- Sebagai upaya mendukung pengembangan minat dan bakat siswa, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan mulai tahun depan pihaknya akan membangun lapangan sepak bola di setiap zonasi.
"Nanti kami akan alokasikan anggaran untuk membangun lapangan sepak bola yang representatif. Nantinya sekolah-sekolah di zonasi itu bisa menggunakan lapangan bola itu," ujar Mendikbud saat membuka laga final kompetisi sepak bola Gala Siswa Indonesia (GSI) 2018 di Jakarta, Sabtu.
Dia menjelaskan pihaknya memang ingin fokus di bidang sepak bola. Terutama untuk siswa sekolah menengah pertama (SMP).
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menambahkan pihaknya menginginkan agar sepak bola menjadi olahraga masif dan populer.
"Sala satu tanda negara maju adalah jika sepak bolanya juga maju," tambahnya.
Selain itu, dia juga meminta pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran untuk kompetisi GSI tersebut.
GSI, kata Mendikbud, merupakan langkah nyata menuju percepatan pembangunan sepak bola nasional.
"Hal tersebut sesuai dengan arahan Bapak Presiden tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional. GSI ini harus menjadi momentum untuk membangkitkan persepakbolaan yang berujung pada tercapainya kejayaan sepak bola nasional yang menjadi mimpi masyarakat Indonesia," katanya.
Mendikbud berkomitmen bahwa GSI akan menjadi pertandingan musiman yang diselenggarakan setiap tahun, dan pada tahun mendatang harapan Mendikbud akan diselenggarakan mulai awal tahun.
"Harapannya akan lahir bibir-bibit unggul dalam persepakbolaan nasional melalui GSI ini. Pegang teguh sportivitas, pantang menyerah, tahan banting, kerja keras, jujur, dan saling menghormati," katanya.
Pencetak gol terbanyak GSI 2018, Dio Rizky Saputra, mengaku seakan tak percaya bisa mendapatkan penghargaan itu. Apalagi timnya juga mendapat juara pertama.
"Saya berhasil mencetak enam gol, tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan sebagai pencetak gol terbanyak," kata Dio siswa SMP Negeri 2 Sidoarjo, Jawa Timur itu.
GSI 2018 tingkat nasional dijuarai tim dari Jawa Timur, peringkat kedua diraih kesebelasan dari Banten, peringkat ketiga dari Jawa Tengah, dan juara harapan diraih tim DKI Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.
Piala AFF 2026 memasuki fase semifinal! Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam. Thailand lolos dengan nilai sempurna, Vietnam juara Grup A. Cek jadwal le
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.