Aston Villa Kalahkan Man City 2-1, Nicolas Jackson Borong Gol
Aston Villa mengalahkan Manchester City 2-1 di Villa Park. Nicolas Jackson mencetak dua gol dan memberi Man City kekalahan pertama musim ini.
Pertandingan antara PS Tira (hijau) melawan PSMS di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (11/5/2018) sore. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SERUI - Laga menarik antardua tim papan bawah akan tersaji saat Perseru Serui menjamu PS Tira di Stadion Marora, Serui, Rabu (24/10/2018) sore. Kedua tim mengusung misi sama-sama meraih poin pada pertandingan pekan ke-27 kali ini.
Perseru membutuhkan tambahan tiga poin, karena sampai pekan ke-26, tim Cendrawasih Jingga ini masih tertahan di posisi ke-16 dengan 28 poin, sedangkan PS Tira berada di peringkat ke-18 klasemen sementara dengan poin sama.
Sementara pertemuan antara The Young Warriors dengan Cendrawasih Jingga kali ini adalah kali kedua. Pada putaran pertama, PS Tira yang masih diarsiteki oleh Rudy Eka Priambada harus menahan malu, setelah dikalahkan Perseru dengan skor 0-1, di Stadion Sultan Agung Bantul, 22 Mei lalu.
Namun, rekor ini belum bisa dijadikan patokan. Sebab, kedua kesebelasan mengalami banyak perubahan. Perseru sedang dalam tren positif sejak ditangani oleh Wanderley Junior.
Dari tiga pertandingan yang telah dipimpin oleh Wanderley, Perseru sekali meraih hasil imbang yakni melawan Barito Putera dengan skor 0-0, sedangkan lawan Persela menang 2-0, dan kalah dengan skor 2-1.
Sementara PS Tira sedang dalam inkonsistensi permainan. Sempat menang 0-2 dari Persebaya, kalah 1-2 dari PSM Makassar, Menahan imbang Bali United 1-1, menang 2-0 dari Bhayangkara FC, dan kalah 0-1 dari PSIS Semarang.
Di sisi lain, dari segi persiapan tim, PS Tira justru lebih diuntungkan. Sebab, meski tampil tanpa gelandang serang andalannya Dzimitriv Rekish, namun secara kebugaran tim, lebih baik daripada Perseru Serui.
Sementara absennya Silvio Escobar di Perseru, dipastikan akan menguntungkan dan memuluskan langkah PS Tira meraih poin.
Meski demikian, pelatih PS Tira Nil Maizar mengaku tetap mewaspadai kekuatan dari Perseru. Oleh karena itu, eks pelatih Semen Padang ini memilih untuk lebih mengandalkan serangan balik dan pertahanan yang kompak.
Langkah ini dilakukan karena tuan rumah Perseru dipastikan akan tampil menekan sejak awal babak pertama.
"Kami perketat compact defense pemain dan sesekali keluar menekan. Strategi ini biasa kami terapkan saat bermain di luar kandang," kata Nil, Selasa (24/10/2018).
Selain mengandalkan serangan balik dan menata pertahanan, eks pelatih Semen Padang ini menyatakan penajaman penyelesaian akhir juga telah dilakukan dalam sesi latihan sebelum bertolak ke Serui.
"Kami bawa Dimas Drajat yang bisa kami tempatkan di posisi Rekish," ucap Nil.
"Kami berharap pemain bekerja keras untuk meraih poin dikandang Perserui karena dipertandingan sebelumnya kami justru kehilangan poin dikandang sendiri," ucap Nil.
Sementara pelatih Perseru Wanderley Junior mengaku telah menyiapkan sejumlah pemain pengganti untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh penyerang berusia 32 tahun ini.
Tidak hanya merotasi di lini depan, Wanderley juga dihadapkan pada kondisi kebugaran pemain. Sebab, para pemain Perseru tidak punya waktu banyak untuk mempersiapkan diri melawan PS Tira, usai laga melawan Barito Putera.
Eks pelatih Persipura ini menilai PS Tira adalah tim spartan. Di mana mereka pasti akan bertarung hingga menit terakhir.
"Untuk itu kami harus tingkatkan motivasi pemain dan berkonsentrasi lebih. Selain itu, mereka punya bola-bola mati dan pergerakan penyerang yang bagus," ucap Wanderley.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aston Villa mengalahkan Manchester City 2-1 di Villa Park. Nicolas Jackson mencetak dua gol dan memberi Man City kekalahan pertama musim ini.
Ganti rugi pengadaan tanah Tol Solo-Jogja di Sleman mencapai Rp19,5 miliar untuk 11 objek di Moyudan dan Gamping.
PDIP mendukung putusan MK yang memerintahkan revisi UU Peradilan Militer dalam dua tahun untuk memperjelas yurisdiksi peradilan.
SAPMA Pemuda Pancasila DIY bersama BPBD Gunungkidul menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Nglipar.
Mataram Legacy Run digelar 22 November 2026 di Kotagede, mengajak pelari menyusuri kawasan bersejarah sambil menikmati kuliner dan kerajinan lokal.
APJII Jabar mencatat 9.662 pelanggan internet terdampak penertiban kabel di Bandung. Tenggat pemulihan berakhir 26 Oktober 2026.