Gempa Magnitudo 5,2 di Barat Daya Kulonprogo, Terasa Kencang di Jogja dan Sekitarnya
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Mohamed Salah/Reuters-Carl Recine
Harianjogja.com, JOGJA—Ambisi Liverpool mengakhiri paceklik gelar juara Liga Premier sejak 1990 pada musim ini mendapat tantangan besar dari rival-rival mereka, terutama Manchester City.
Liverpool dan City sama-sama mengantongi 23 poin dalam sembilan laga pembuka. The Citizens, julukan City, berhak bertengger di puncak klasemen sementara karena unggul selisih gol, sementara Liverpool berada di posisi runner up. Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur mengintai di belakang mereka lantaran hanya terpaut dua poin dari zona besar.
Namun, Liverpool memiliki kans menjauhi rival-rival mereka jika mampu menundukkan Cardiff City di Anfield, Liverpool, Sabtu (27/10/2018) pukul 21.00 WIB (disiarkan langsung MNC TV). The Reds, julukan Liverpool, bermain lebih awal dibandingkan empat penghuni zona lima besar lainnya. City dan Tottenham bahkan harus saling bentrok, Selasa (30/11/2018) dini hari WIB.
Mantan bek Manchester United dan pengamat di Sky Sports, Gary Neville, mengakui kekuatan Liverpool kini tidak bisa disepelakan. Bahkan performa Liverpool sudah sangat jauh di atas Manchester United yang menjadi rival terbesar mereka dalam sejarah Liga Premier.
“Hal terakhir, saya ingin melihat Manchester City dan Liverpool berada di puncak. Liverpool berpotensi memenangi Liga Premier musim ini dan bahkan itu sesuatu yang tidak pernah dibicarakan fans United,” ujar Neville, seperti dilansir mirror.co.uk, Jumat (26/10/2018).
Yang mengejutkan, kapten Cardiff, Sean Morrison, ikut mengamini Liverpool bakal juara Liga Premier 2018/2019. Menjelang lawatannya ke Anfield, Morisson mengaku lebih suka Liverpool yang menjadi juara ketimbang City di akhir musim nanti.
“Sebuah klub yang sangat terkenal dan penuh sejarah besar di belakang mereka, namun tetap perlu upaya besar untuk menghentikan Manchester City,” ujar Morisson, seperti dikutip besoccer.com.
Kali terakhir Cardiff bisa mengalahkan Liverpool yakni Desember 1959. Saat itu, tim asal Wales ini menang 4-0 di Anfield. Tetapi rasanya sulit bagi Cardiff mengulang peristiwa langka dan satu-satunya yang terjadi selama 59 tahun silam itu. Meski sukses menundukkan Fulham 4-2 pada akhir pekan lalu, Cardiff jelas bukan lawan sebanding bagi The Reds.
Bintang Liverpool, Mohamed Salah, kembali on fire di depan gawang lawan dengan merobek gawang Red Star Belgrade dua kali pada Liga Champions, medio pekan ini. Salah telah menembus 50 gol bersama Liverpool sejak didatangkan dari AS Roma pada awal musim lalu.
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, kemungkinan tidak mengubah line up ketika melumat Red Star 4-0. Klopp menurunkan dua gelandang bertahan sekaligus, Georginio Wijnaldum dan Fabinho, dalam formasi 4-2-3-1. Menariknya, Roberto Firmino malah dipasang di belakang Salah yang berperan sebagai ujung tombak The Reds.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.