Menang Telak di Copa del Rey, Napas Baru Madrid Bersama Santiago Solari

Budi Cahyana & Ahmad Baihaqi
Budi Cahyana & Ahmad Baihaqi Kamis, 01 November 2018 17:00 WIB
Menang Telak di Copa del Rey, Napas Baru Madrid Bersama Santiago Solari

Santiago Solari/Reuters-Susana Vera

Harianjogja.com, JOGJA - Santiago Solari membuat awal manis sebagai karteker pelatih Real Madrid. Los Blancos memetik kemenangan 4-0 saat bertandang ke markas Melilla, klub Segunda B (kompetisi kasta ketiga Liga Spanyol), di laga pertama 32 besar Copa del Rey, Kamis (1/11/2018) dini hari WIB.

Madrid unggul Karim Benzema dan Marco Asensio di babak pertama. Setelah jeda pertandingan, Madrid menambah dua gol lagi Alvaro Odriozola dan Cristo Gonzalez. Solari, yang ditunjuk sebagai pelatih sementara menggantikan Julen Lopetegui, memberi napas baru dalam permainan Los Blancos. Perubahan signifikan yang dia bikin adalah memainkan Vinicius Junior dan Alvaro Odriozola.  Di era Julen Lopetegui, Vinicius Junior cuma mencicipi 20 menit laga. Namun, Solari membuat suporter Madrid kembali mengingat potensi besar yang dimiliki penyerang 18 tahun asal Brasil tersebut.

Sementara, Odriozola adalah andalan Lopetegui di Timnas Spanyol. Lopetegui yang memberi debut kepada Odriozola bersama La Roja. Lopetegui pula yang lebih mempercayakan pos bek kanan Spanyol kepada Odriozola alih-alih Hector Bellerin atau bahkan Dani Carvajal. 

Ironisnya, di Madrid, Odriozola hanya jadi pilihan ketiga Lopetetegui setelah Carvajal dan bek kanan jadi-jadian, Nacho Fernandez. Padahal, Madrid merogoh kocek 30 juta euro demi menebus Odriozola dari Real Sociedad musim panas lalu.

Kini, Solari memberi harapan baru kepada Odriozola dan juga kepada fans Madrid akan bek kanan berkualitas jempolan selain Carvajal.

"Tim bermain dengan rasa senang, antusiasme, dan komitmen, dan hasilnya adalah buah dari itu semua. Mereka adalah juara yang luar biasa, mereka sangat berkomitmen. Kalau tidak, Anda tidak mendapat semua yang sudah Anda raih," ujar Solari seperti dikutip dari Four Four Two.

"Mereka terluka karena ini adalah olahraga, ada dinamika yang buruk dan harus dibalikkan. Kami sudah melakukan banyak hal dengan baik," sambungnya.

"Saya senang dengan karakter tim, mereka berlari, mereka mencari gol, mereka bugar dan senang. Anda menang dengan keberanian, pengorbanan. Anak-anak bekerja dengan luar biasa," tutup Solari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online