Layar iPhone Duo Bermasalah, Apple Ganti Unit yang Rusak
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar lipat retak di sekitar engsel. Apple mengganti salah satu unit, tetapi penyebabnya belum diketahui.
Aleksandar Rakic./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA - Kewaspadaan ekstra diusung oleh PS Tira jelang menjamu Sriwijaya FC pada pekan ke-31 Liga 1 2018, Sabtu (17/11/2018) sore mendatang.
Meski dari segi kebugaran akan diuntungkan, karena memiliki waktu istirahat lebih panjang daripada sang tamu, Laskar Wong Kito, namun, hal itu tidak menjadi jaminan bagi PS Tira meraih kemenangan dengan mudah atas Sriwijaya FC.
"Sriwijaya tim yang bagus. Materi pemain mereka juga baik, hanya saja mereka memang baru saja mengalami masalah internal. Meski demikian, kami harus ekstra hati-hati saat menghadapi mereka," ucap pelatih PS Tira Nil Maizar kepada Harianjogja.com, Senin (12/11/2018).
Menurut Nil, dibandingkan dengan Sriwijaya FC, dari segi kebugaran, timnya kemungkinan akan lebih baik daripada sang tamu. Sebab, Sriwijaya FC, masih harus melakoni laga kandang menjamu Barito Putera, Senin (12/11/2018) petang. Sedangkan PS Tira yang semula dijadwalkan akan melakoni laga melawan PSMS di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (14/11/2018) batal bertanding. Sebab, laga tunda itu dijadwal ulang pada 5 Desember mendatang.
"Artinya kami punya persiapan cukup untuk menghadapi pertandingan ini. Kami akan maksimalkan waktu yang ada untuk mencapai target meraih kemenangan dan lepas dari zona degradasi pada akhir kompetisi," sambung mantan pelatih Semen Padang ini.
Menurut Nil, pada laga yang akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul tersebut, tidak ada pilihan bagi timnya selain meraih kemenangan. Sebab, raihan tiga poin akan mengantar PS Tira secara perlahan lepas dari zona merah.
"Mudah-mudahan satu poin di kandang Persija kemarin [Sabtu (10/11/2018)] mampu menambah motivasi pemain saat menghadapi Sriwijaya FC," harap Nil.
Pelatih asal Sumatra Barat ini melihat, meski meraih satu poin di kandang Persija, sejatinya Radanfah Abu Bakr dan kawan-kawan bisa meraih poin penuh pada laga tersebut. Akan tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat tiga peluang manis gagal bersarang ke gawang Persija.
"Ada tiga gol seharusnya bisa terjadi cuman tidak bisa terjadi. Ini yang akan kami perbaiki. Di samping compact defense para pemain nantinya," terang Nil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar lipat retak di sekitar engsel. Apple mengganti salah satu unit, tetapi penyebabnya belum diketahui.
Progres Tol Semarang-Demak Seksi 1 mencapai 79,42% per 22 Oktober 2026. Kementerian PU menargetkan proyek rampung akhir 2027.
SSB Bapack Jogja menjadi wadah para bapak belajar sepak bola, menjaga kebugaran, memperluas pertemanan, dan menghidupkan mimpi masa kecil.
Kanwil Ditjenpas Sumsel memeriksa petugas dan napi Lapas Muaradua terkait kematian Adi Waswara. Polisi telah menetapkan empat tersangka.
Indonesia AirAsia menyebut harga tiket domestik dapat turun hingga 12% saat Nataru 2026/2027 berkat pembebasan PPN dan diskon layanan bandara.
Dewan Kerja Sama Teluk mengecam serangan Houthi ke Arab Saudi. Dua rudal balistik dicegat, sementara sebuah drone dihancurkan di Riyadh.