Nguyen Xuan Son Cedera Parah, Vietnam Kehilangan Mesin Gol
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Pesepak bola PSS Sleman Ichsan Pratama saat berlatih bersama dengan tim di Stadion UNY, Senin (29/10/2018) sore / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Bonus setara gaji menanti pemain PSS Sleman jika mereka mampu membawa skuat Super Elang Jawa lolos ke babak 4 besar Liga 2 2018 mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh Manajer PSS Sleman Sismantoro kepada Harianjogja.com, Rabu (14/11/2018). Pria yang juga Kepala Desa Candibinangun, Pakem, Sleman ini menegaskan jika besaran bonus tersebut pasti diberikan kepada pemain jika mereka mampu mengantar PSS lolos ke fase selanjutnya.
"Bonus terus kami tingkatkan. Bahkan setara dengan gaji mereka. Sengaja ini kami berikan untuk merangsang mereka agar mampu bermain lebih baik di dua pertandingan terakhir di kandang," kata Sismantoro.
Sismantoro menambahkan, tidak ada pilihan lain bagi PSS Sleman selain menyapu bersih dua pertandingan tersisa di babak 8 besar. Dengan posisi PSS yang kini baru mengumpulkan 4 poin, maka tambahan enam poin akan mengantar PSS lolos ke babak 4 besar.
“Tidak ada pilihan selain sapu bersih dua laga kandang. Jika kami mampu sapu bersih, poin akhir kami adalah 10 dan itu cukup mengantar kami ke babak empat besar," ucap Sismantoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.