Wasit El Clasico Barcelona vs Real Madrid, Ini Rekam Jejaknya
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Pertandingan antara PS Tira melawan Sriwijaya FC di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (17/11/2018) sore / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - PS Tira sukses memenuhi ambisinya meraih poin penuh di kandang setelah mengalahkan tamunya Sriwijaya FC dengan skor 3-0 di pekan ke-31 Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (17/11/2018) sore.
Tiga gol PS Tira dicetak oleh Ahmad Nufiandani pada menit ke-7, Aleksandar Rakic menit ke-51 dan Dimas Drajad menit ke-80.
Atas tambahan tiga angka ini maka posisi PS Tira naik dari peringkat ke-17 ke peringkat ke-16. Sementara atas kekalahan yang dialami oleh Sriwijaya FC, maka Laskar Wong Kito tetap berada di peringkat ke-16.
Tampil dihadapan ratusan penonton, kedua kesebelasan lebih banyak berhati-hati di awal babak pertama. PS Tira sempat mendapatkan peluang pertama melalui Aleksandar Rakic di menit ke-4, namun tendangan dari penyerang asal Serbia ini masih melebar dari gawang Sriwijaya FC.
PS Tira sendiri baru mampu unggul 1-0 melalui tendangan dari Ahmad Nufiandani pada menit ke-7. Dani yang berdiri bebas berhasil melakukan tembakan usai meneruskan umpan dari Aleksandar Rakic. Skor 1-0 untuk PS Tira.
Unggul donasi gol, justru PS Tira lebih banyak ditekan oleh Sriwijaya FC pada pertengahan babak pertama. Beberapa kali Sriwijaya FC mendapatkan peluang namun belum mampu menyamakan kedudukan. Hingga tambahan waktu 2 menit di babak pertama selesai kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan PS Tira.
Masuk babak kedua, PS Tira langsung menekan pertahanan Sriwijaya FC. Alhasil di menit ke-51, PS Tira mampu menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui Aleksandar Rakic. Unggul 2-0 tidak membuat PS Tira menurunkan serangan. Alhasil di menit ke-80, The Young Warriors kembali menambah keunggulan menjadi 3-0 melalui Dimas Drajat. Hingga tambahan waktu dua menit selesai skor 3-0 tetap bertahan untuk keunggulan PS Tira.
Pelatih PS Tira Nil Maizar mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. Sebab, dengan tambahan tiga poin kali ini dipastikan membuat timnya memangkas jarak dengan tim yang ada di atasnya.
"Bagaimanapun persiangan kami di papan bawah memang luar biasa, harapan setelah pertandingan mereka akan bermain lebih baik lagi," katanya.
Sementara kapten PS Tira Radanfah Abu Bakr mengaku jika pertandingan kali ini cukup sulit. Meski demikian, dirinya bersyukur atas hasil yang didapatkan pada pertandingan kali ini.
"kemenangan ini penting bagi kami, untuk menatap pertandingan selannjutnya," ucapnya.
Sementara pelatih Sriwijaya FC Angel Alfredo Vera mengaku kegagalan kali ini dikarenakan pemainnya gagal
memanfaatkan moment yang ada.
"Mereka sangat disiplin sehingga membuat kami sulit untuk menembus. Kami sudah berusaha bermain dari sisi kiri dan kanan, dan mereka mampu mematahkan serangan yang kami buat," ucap eks pelatih Persebaya tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Sebanyak 93 petani di Mertelu, Gunungkidul, mendapat bantuan sumur bor tenaga surya untuk mendukung pengairan lahan seluas 28 hektare saat kemarau.
Singapura menyebut pengurangan ekspor gas Indonesia kurang dari 2% kebutuhan harian dan menyiapkan pasokan LNG serta cadangan bahan bakar.
Kemenkes membantah narasi Menkes Budi Gunadi Sadikin sesak napas saat memakai tabung oksigen di Palangka Raya dan menjelaskan tujuan kunjungannya.
Serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 14 lainnya.
BNPB memantau karhutla di Way Kambas yang berdampak pada 7.000 hektare lahan. Pemadaman terkendala gambut, angin, dan keterbatasan air.