Tak Hanya Kehilangan Penyerang Karena Patah Kaki, Pertandingan Terakhir Persiba Bantul Dihelat Tanpa Penonton di Mako Brimob

Jumali
Jumali Jum'at, 30 November 2018 13:55 WIB
Tak Hanya Kehilangan Penyerang Karena Patah Kaki, Pertandingan Terakhir Persiba Bantul Dihelat Tanpa Penonton di Mako Brimob

Kondisi kaki dari Edgard Rahawarind / Istimewa

Harianjogja.com, BOGOR - Sudah jatuh tertimpa tangga pula, inilah yang dialami oleh Persiba Bantul jelang laga pamungkas di babak 32 besar Grup C Liga 3 2018, Minggu (2/12/2018) mendatang.

Bagaimana tidak? setelah kehilangan satu penyerang andalannya, Edgard Rahawarind usai mendapat tackling keras dari Dimas Sukarno Putra, pemain Persem Mojokerto, tim Laskar Sultan Agung juga harus melakoni laga pamungkas tanpa penonton saat melawan Kotabaru FC di lapangan Mako Brimob, Depok.

"Izin dari kepolisian tidak turun. Pertandingan dipindah ke Mako Brimob dengan tanpa penonton. Soalnya kepolisian fokus kepada pengamanan aksi 212," kata Media Officer Persiba Bantul Heri Fahamsyah kepada Harianjogja.com, Jumat (30/11/2018).

Selain, Persiba Bantul, hal sama, kata Heri juga dialami oleh Bogor FC. Dimana Laskar Kujang ini harus melakoni pertandingan terakhir melawan Persem di lapangan Hambalang.

"Masalahnya sama, izin dari kepolisian. Pertandingan juga digelar tanpa penonton," terang Heri.

Meski tampil tanpa penonton dan baru saja mengalami musibah karena penyerang andalannya mengalami patah kaki, namun Persiba tetap fokus menghadapi pertandingan terakhir.

"Semua sudah latihan ringan pagi tadi. Kami tetap fokus menatap pertandingan terakhir," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online