Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Paris Saint Germain/Reuters-Gonzalo Fuentes
Harianjogja.com, JOGJA — Paris Saint Germain (PSG) berada di atas angin setelah mengalahkan Liverpool pada matchday ke-5 Grup C Liga Champions lalu. Sebab, PSG hanya akan melawan Red Star Belgrade untuk memastikan lolos ke fase knock out pada laga pamungkas grup.
Di atas kertas, petandingan itu jelas lebih mudah ketimbang dua rival mereka, Liverpool dan Napoli, yang harus bertarung langsung memperebutkan dua tiket ke babak 16 besar dari Grup C. PSG bakal lolos ke fase knock out jika menang atas Red Star, di Stadion Rajko Mitic, Beograd, Rabu (10/12/2018) pukul 03.00 WIB.
Kylian Mbappe cs. juga akan lolos meski kalah di kandang Red Star dengan syarat pada waktu bersamaan Liverpool gagal menundukkan Napoli di Stadion Anfield, Liverpool. Namun, sepak bola bukanlah matematika. PSG bisa saja yang malah tersingkir meski memiliki jadwal yang lebih gampang ketimbang dua rival langsung mereka. Apalagi, Red Star masih menyimpan ambisi finis di peringkat ketiga klasemen agar bisa ditransfer ke Liga Europa.
“Ini seperti babak final. Kami harus menang di sana, setidaknya kami harus meraih satu poin. Kami lihat Liverpool dan Napoli, sulit bagi mereka dan ini juga berat bagi kami, namun kami mengalahkan Liverpool di kandang dan kami punya pemain-pemain besar di tim. Saya yakin kami akan menang dan lolos ke babak selanjutnya,” ujar gelandang PSG, Julian Draxler, seperti dilansir goal.com, Senin (10/12/2018).
PSG tentu tak ingin menanggung aib besar sejak dipegang Konsursium Qatar. Les Parisiens, julukan PSG, tidak pernah gagal lolos dari fase grup sejak mendapat kucuran dana segar dari Timur Tengah pada 2011. “Liga Champions sangat penting karena semua tim berada di level tinggi seperti kami,” lanjut Draxler.
Draxler dkk. memang tidak boleh menganggap remeh Red Star. Tim asal Beograd itu membuat kejutan ketika menjamu Liverpool dan Napoli. Setelah menahan imbang tanpa gol Napoli pada September lalu, Red Stars menjinakkan Liverpool dengan 2-0 Stadion Rajko Mitic, November silam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.