Nadhif Basalamah Ungkap Pelecehan Daring di Media Sosial
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.
ilustrasi sepak bola / Istimewa
Harianjogja.com, PADANG - Sebagai tim promosi, Semen Padang FC, tidak ingin ketinggalan kereta dalam mempersiapkan skuat untuk musim depan. Namun tim urang awak juga tidak mau terburu-buru dalam menyusun komposisi skuat.
Asisten pelatih Semen Padang, Welliansyah, mewakili pelatih kepala Syafrianto Rusli, mengatakan kalau sampai saat skuat Semen Padang dari Liga 2 2018 masih komplet. "Kalau soal perombakan tim atau seperti apa, belum ada pembahasan dari pelatih kepala," kata Welliansyah, dikutip dari laman Liga Indonesia, Kamis (13/12/2018).
Manajer Semen Padang, Win Bernadino, membenarkan kalau belum ada permintaan apapun dari tim pelatih soal komposisi musim depan. Jadi manajemen tim memilih menunggu rekomendasi dari pelatih, apalagi kapan kompetisi musim depan dimulai juga belum ada kepastian.
"Manajemen prinsipnya hanya menindaklanjuti keinginan pelatih. Soal siapa pemain yang direkrut atau dilepas, itu menjadi kewenangan pelatih," tutur Win Bernadino.
Semen Padang menjadi tim promosi ke Liga 1 2019. Mereka lolos promosi bersama PSS dan Kalteng Putra. Ketiga tim itu menggantikan Mitra Kukar FC, Sriwijaya FC, dan PSMS yang terdegradasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demo warga Bantul menuntut dukuh Banyon dicopot setelah diduga melakukan pungli dan menggadaikan sertifikat tanah milik warga.
Bareskrim mengungkap fakta sindikat judi online Hayam Wuruk, melibatkan ratusan WNA, 15 perusahaan sponsor, dan keuntungan Rp1,69 triliun.
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Harga minyak dunia kembali naik setelah ketegangan AS-Iran memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah dari Timur Tengah.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.