Gempa Magnitudo 5,2 di Barat Daya Kulonprogo, Terasa Kencang di Jogja dan Sekitarnya
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Mathew Ryan, mencegah Austrialia kebobolan banyak gol ketika menghadapi Yordania./Reuters, Francois Lenoir
Harianjogja.com, JOGJA—Juara bertahan Australia menelan pil pahit dalam laga perdana Grup B Piala Asia 2019 di Stadion Hazza bin Zayed, Minggu (6/1/2019). Socceroos secara mengejutkan takluk 0-1 dari Yordania.
Bek tengah Anas Bani Yaseen memanfaatkan kelengahan lini belakang Australia dalam menghadapi sepak pojok. Yaseen menanduk bola melewati kiper Mathew Ryan pada menit ke-26 dan membawa Yordania unggul.
Anak asuh Graham Arnold tak bisa berbuat banyak sepanjang laga. Australia datang ke turnamen dengan kondisi yang tidak ideal. Arnold kehilangan empat pemain karena cedera, yakni Aaron Moy, Mathew Leckie, Martin Boyle, dan Andrew Nabbout.
Sepanjang pertandingan, Australia bahkan terus dikurung Yordania dan hanya kecemerlangan Mat Ryan yang mencegah Socceroos kebobolan lebih dari satu gol.
Penyelematan paling gemilang yang dicatat Ryan adalah ketika menepis bola tendangan bebas Abdel Rahman.
Australia sebenarnya punya peluang mendapat hadiah tendangan penalti. Bek tengah Feras Shelbayeh menyentuh bola dengan tangan ketika menghalau umpan lambung Robbie Kruse. Pemain Socceroos protes. Namun, wasit mengabaikannya.
Ini adalah kontroversi kedua di Piala Asia 2019 yang baru memainkan dua laga. Di laga pembuka turnamen, Bahrain gagal menang gara-gara dihukum tendangan penalti lantaran handball yang meragukan.
Piala Asia 2019 baru memakai VAR begitu memasuki perempat final. Di fase grup dan perdelapan final, keputusan pengadil hanya berdasarkan kejelian.
Australia harus menang di laga kedua menghadapi Palestina, Jumat (7/1/2019). Jika kalah, Socceroos harus mengepak koper lebih awal, meski bertatus favorit juara sekaligus juara bertahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Timnas Iran resmi pindahkan markas latihan Piala Dunia 2026 dari Arizona ke Tijuana, Meksiko. Mehdi Taj sebut langkah ini imbas ketegangan geopolitik.
Daftar mobil mesin di bawah 1.400 cc yang irit BBM dan pajak ringan cocok untuk keluarga muda dan pemakaian harian.
Spotify luncurkan Studio, aplikasi AI desktop yang bikin podcast & briefing personal dari kalender, email, dan catatanmu. Pesaing Google NotebookLM.