Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Unai Emery/Reuters-David Kleinn
Harianjogja.com, JOGJA—Arsenal dan Chelsea bakal bertemu di Emirates Stadium, London, Minggu (20/1) pukul 00.30 WIB.
Laga yang disiarkan langsung RCTI dan Bein Sports 1 ini akan menjadi tes bagi keduanya sebagai tim Inggris keempat yang layak bermain di Liga Champions musim depan. Musim ini, tiga klub terlalu kuat di Liga Premier, yakni Liverpool, Manchester City, dan Tottenham Hotspur. Ketiganya susah didongkel dan punya peluang besar mewakili Inggris di kompetisi kasta teratas Eropa.
Musim ini, The Gunners dan The Blues absen di Liga Champions. Dua tim London tersebut gagal finis di zona empat besar (big four) musim lalu. Chelsea hanya berada di urutan kelima dan Arsenal berada satu tangga di bawah mereka pada klasemen akhir 2017/2018.
Chelsea yang berada di batas terakhir zona big four pada klasemen sementara Liga Premier musim ini masih ketir-ketir mempertahankan posisi mereka tersebut sampai akhir. Sedangkan Arsenal pantas lebih cemas karena mereka hanya berada di undakan kelima dengan selisih empat poin dari Chelsea. Bahkan, Arsenal bisa disalip United yang bermain lebih dahulu pada Sabtu (19/1/2019) malam WIB melawan tim lemah Brighton.
United menyamai koleksi poin Arsenal, 41 poin. Hanya selisih gol yang membuat United harus berdiri di bawah The Gunners, julukan Arsenal.
“Laga ini sangat spesial, karena dimainkan di Emirates. Ini laga berat namun jika kami bermain dengan performa terbaik, organisasi permainan terbaik, kami akan bisa menang. Ini berat. Ini ujian,” ujar Pelatih Arsenal, Unai Emery, seperti dilansir football.london, Jumat (18/1).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.