Diam-diam PSIM Jogja Sudah Cari Sponsor Jelang Digulirkannya Liga 2 2019

Jumali
Jumali Selasa, 22 Januari 2019 14:03 WIB
Diam-diam PSIM Jogja Sudah Cari Sponsor Jelang Digulirkannya Liga 2 2019

Aksi protes suporter PSIM Jogja kepada manajemen / Harian Jogja-Jumali

Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen PSIM Jogja memastikan segera mengelar rapat terkait dengan rencana kick-off Liga 2 2019, akhir Mei mendatang. Rapat yang digelar dalam waktu dekat tersebut, tidak hanya membahas mengenai pembiayaan kompetisi, namun juga persiapan teknis.

"Sekarang kick-off Liga 2 sudah menemui kejelasan, walaupun biasanya mundur. Akan tetapi, kami segera mempersiapkan teknis, yakni menunjuk pelatih," ujar Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru kepada Harianjogja.com, Selasa (22/1/2019).

Meski demikian, Agung enggan berbicara banyak terkait dengan pelatih yang akan menangani Laskar Mataram musim depan. Ia memastikan saat ini segenap upaya dilakukan oleh manajemen untuk mencari sponsor demi membiayai tim di kompetisi kasta kedua di Tanah Air ini. Kendati tidak merinci sponsor tersebut, namun dipastikan ada pengusaha yang menjajaki investasi di PSIM.

"Kami sudah mencari sponsor untuk tambahan pembiayaan kompetisi ke depan," lanjutnya.

Sedangkan Sekretaris PSIM Jogja, Jarot Sri Kastawa berharap pada kompetisi Liga 2 mendatang, PSIM bisa kembali ke kandangnya, yakni Stadion Mandala Krida. Sebab, dua musim terakhir, fokus manajemen Laskar Mataram terpecah antara memikirkan tim dan mencari stadion untuk laga kandang.

“Kesempatan kami terbuka menggunakannya [Stadion Mandala Krida], karena kompetisi kemungkinan digelar tengah tahun," ucap Jarot.

Dari segi teknis, kemungkinan besar Laskar Mataram tetap akan menggunakan jasa Bona Simanjuntak. Selain mampu membawa PSIM Jogja tidak terdegradasi, meskipun harus memulai kompetisi dengan -9, melalui tangan Bona, PSIM menunjukkan performa menawan dengan 12 kemenangan, empat kali seri dan hanya enam kali kalah.

"Memang secara lisan sudah disampaikan jika formasi tim pelatih masih tetap dipertahankan. Saya pribadi siap bila dipercaya lagi, apalagi musim lalu sinergitas tim sangat baik," kata eks pemain PSS Sleman ini.

Menurut Bona, saat ini PSIM Jogja memiliki peluang terbuka untuk meraih prestasi optimal. Hal ini dikarenakan, Laskar Mataram akan mengawali kompetisi dengan poin nol, tidak lagi -9 seperti musim lalu. Oleh karena itu, ia menyatakan, jika 60 persen skuatnya layak dipertahankan.

"Nanti tinggal cari tambahan di beberapa pos, agar tim ini lebih kuat,” ungkap Bona.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online