Thierry Henry /Reuters-Eric Gaillard
Harianjogja.com, JOGJA—Thierry Henry tak bertahan lama melatih Monaco. Tiga bulan setelah ditunjuk menggantikan Leonardo Jardim, Henry dipecat karena tak mampu mengangkat klub Ligue 1 itu dari keterpurukan.
Pemecatan Henry diumumkan pada Kamis (24/1/2019) malam waktu Prancis.
Henry mencatat hasil yang jauh dari kata mengesankan selama menangani klub yang bermarkas di Stadion Stade Louis II tersebut. Lelaki yang menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun pada Oktober 2018 hanya mampu meraih dua kemenangan dari 12 laga yang telah dilakoni. Hasil mengecewakan itu membuat Radamel Falcao dkk., kini berada di jurang degradasi karena menghuni peringkat 19 klasemen sementara. Monaco baru memetik 15 poin dari 21 pertandingan yang mereka lakoni.
Posisi itu tak berbeda jauh dengan saat Monaco dibesuk Jardim.
Setelah kalah 1-5 dari Strasbourg dalam laga domestik akhir pekan lalu, Monaco juga menelan kekalahan dari tim Ligue 2 Metz di Piala Prancis pada Selasa (22/1/2019) malam waktu setempat. Lebih parahnya, seperti dilansir dari dailymail.co.uk, Jumat (25/1/2019), Henry tak bisa menjaga mulutnya. Dia dipaksa meminta maaf karena menyebut nenek seorang pemain Strasbourg sebagai \'pelacur\' di Stade Louis II.
Klub berunding tentang masa depannya selama sepekan terakhir. Meski dipecat dari kursi manajer, Henry masih akan dipertahankan di klub. Sebelum dilengserkan, Henry telah menandatangani kontrak dengan beberapa pemain baru seperti pemain belakang Naldo dan juga menggoda Cesc Fabregas dari Chelsea.
Henry dilaporkan biasa mengalihkan kesalahan kepada para pemainnya dengan dalih mereka memiliki keinginan yang kurang besar untuk menang. Bahkan, pada satu titik pemain dibuat secara tidak sengaja menolak untuk bermain karena kurangnya rasa percaya diri.
"Tanpa keinginan, sulit untuk menang. Tanpa menunjukkan kedalaman, sulit untuk menang," tambah Henry setelah kalah 0-3 dari sahibulbait Lyon pada Desember lalu seperti dikutip dari skysports.com, Jumat (25/1/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tags: