Apa Itu Gelombang Panas? BMKG Jelaskan Fenomena yang Landa Eropa
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!
Manajer PSS Sleman Retno Sukmawati / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Manajemen PSS Sleman memastikan tidak mempermasalahkan terkait hasil drawing babak 16 besar Piala Indonesia, Jumat (8/2/2019) siang yang mempertemukan antara skuat Super Elang Jawa dengan Borneo FC. Sebab, babak 16 besar Piala Indonesia ini justru akan dioptimalkan untuk menguji kemampuan tim sebelum berlaga di kompetisi Liga 1 2019.
"Bagi kami ini tidak masalah. Ketemu siapapun tidak masalah. Karena ini untuk menguji kekuatan dan kekompakan tim," kata Manajer PSS Retno Sukmawati kepada Harianjogja.com, Jumat (8/2/2019).
Menurut Retno sampai saat ini pihaknya terus mengejar target untuk melengkapi skuat yang rencananya sudah terpenuhi akhir bulan ini. Sejumlah komunikasi dengan pemain lokal maupun asing terus dilakukan dan diharapkan dalam waktu dekat mampu bergabung dengan PSS Sleman. "Sore ini ada pemain trial bergabung, nanti kita lihat bagaimana," terangnya.
Sementara pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyatakan laga melawan Borneo FC seperti dejavu karena bertemu dengan tim asal Kalimantan. "Namun, Borneo kan tim kuat juga, kita akan belajar di sana. Di sini banyak pemain muda, kemarin kalah posisi bola dan ini akan kami perbaiki. Kami tidak akan melihat hasil tetapi lebih kepada cara bermain anak-anak," kata Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang panas Eropa: 1.300 tewas, Jerman 41,7°C. BMKG jelaskan penyebab dan dampaknya. Indonesia tak alami heat wave, tapi tetap waspada!
BPJS Ketenagakerjaan dorong kemandirian ahli waris lewat Rekso Waris dan pelatihan bisnis digital di Jogja.
Eks Lurah Condongcatur ditahan Polda DIY usai kasus penyalahgunaan TKD yang rugikan negara Rp1,7 miliar.
Buruh asal Klaten ditangkap usai mencuri motor di Kartasura dengan modus pura-pura mencari kerja.
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.
Evaluasi Program MBG fokus pada insentif SPPG, kualitas makanan, dan perluasan penerima hingga wilayah 3T.