Klasemen Akhir Liga Spanyol: Barcelona Tumbang, Mallorca Degradasi
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.
Lifter Eko Yuli. /Ist-Suara.com.
Harianjogja.com, JAKARTA--Lifter putra andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, sukses meraih medali emas saat turun di IWF World Cup atau Piala Dunia Angkat Besi 2019 di Fuzhou, China, Sabtu (23/2/2019).
Dirinya mengaku bangga bisa mengmandangkan lagu Indonesia Raya di negeri Tirai Bambu. "Alhmdulilah Indonesia Raya bisa berkumandang di China. Terimakasih atas doa dan dukungannya buat semua, thank you Indonesia," ujar Eko Yuli Irawan dalam video singkat yang diunggahnya melalui akun instagram @EkoPower62, Sabtu (23/2/2019) malam WIB.
Eko Yuli berhasil meraih medali emas di kelas 61 kilogram putra setelah mencatatkan total angkatan 297 kilogram. Angkatan itu merupakan rincian dari snatch 136 kilogram dan clean and jerk 161 kilogram.
Angkatan snatch dan clean and jerk Eko sendiri sebenarnya hanya mampu berada di peringkat kedua. Namun, angkatan total 297 kilogram sukses mengantarkannya meraih gelar juara dengan rincian dua perak (snatch dan clean and jerk) dan satu medali emas (total angkatan).
Eko yang sebelumnya juga meraih medali emas saat turun di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 di Ashgabat, Turkmenistan itu beryukur dengan hasil yang diraihnya. Meski belum sempurna, hasil itu membuat kans Eko lolos ke Olimpiade 2020 semakin terbuka.
"Terima kasih atas doa dan dukungannya, Alhamdulillah walau angkatannya kurang bagus, bisa meraih medali emas [secara] total, dan dua medali perak," katanya.
Sebelumnya, Pelatih pemusatan latihan nasional PB PABBSI Dirja Wihardja mengatakan, kans Eko lolos ke Olimpiade 2020 bisa semakin besar jika mampu kembali meraih medali emas saat turun di Kejuaraan Asia 2019 di Ningbo, China pada 18-28 April mendatang.
"Piala Dunia 2019 di Fuzhou itu adalah kejuaraan berkategori perak. Sedangkan Kejuaraan Asia di Ningbo adalah kejuaraan dengan kategori emas," ujar Dirja.
Selain Eko Yuli, lifter Indonesia lainnya yakni Deni, berhasil meraih medali perunggu di kelas 67 kilogram dengan total angkatan 305 kilogram yang terdiri dari snatch 135 kilogram dan clean and jerk 170 kilogram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.
Isu pocong berkeliaran di Kulonprogo viral di media sosial. Polisi memastikan kabar tersebut hoaks dan meminta warga tidak panik.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Timnas Iran resmi pindahkan markas latihan Piala Dunia 2026 dari Arizona ke Tijuana, Meksiko. Mehdi Taj sebut langkah ini imbas ketegangan geopolitik.
Daftar mobil mesin di bawah 1.400 cc yang irit BBM dan pajak ringan cocok untuk keluarga muda dan pemakaian harian.