Raih Emas di IWF World, Eko Yuli Bangga Indonesia Raya Berkumandang di China

Newswire
Newswire Minggu, 24 Februari 2019 18:57 WIB
Raih Emas di IWF World, Eko Yuli Bangga Indonesia Raya Berkumandang di China

Lifter Eko Yuli. /Ist-Suara.com.

Harianjogja.com, JAKARTA--Lifter putra andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, sukses meraih medali emas saat turun di IWF World Cup atau Piala Dunia Angkat Besi 2019 di Fuzhou, China, Sabtu (23/2/2019).

Dirinya mengaku bangga bisa mengmandangkan lagu Indonesia Raya di negeri Tirai Bambu. "Alhmdulilah Indonesia Raya bisa berkumandang di China. Terimakasih atas doa dan dukungannya buat semua, thank you Indonesia," ujar Eko Yuli Irawan dalam video singkat yang diunggahnya melalui akun instagram @EkoPower62, Sabtu (23/2/2019) malam WIB.

Eko Yuli berhasil meraih medali emas di kelas 61 kilogram putra setelah mencatatkan total angkatan 297 kilogram. Angkatan itu merupakan rincian dari snatch 136 kilogram dan clean and jerk 161 kilogram.

Angkatan snatch dan clean and jerk Eko sendiri sebenarnya hanya mampu berada di peringkat kedua. Namun, angkatan total 297 kilogram sukses mengantarkannya meraih gelar juara dengan rincian dua perak (snatch dan clean and jerk) dan satu medali emas (total angkatan).

Eko yang sebelumnya juga meraih medali emas saat turun di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 di Ashgabat, Turkmenistan itu beryukur dengan hasil yang diraihnya. Meski belum sempurna, hasil itu membuat kans Eko lolos ke Olimpiade 2020 semakin terbuka.

"Terima kasih atas doa dan dukungannya, Alhamdulillah walau angkatannya kurang bagus, bisa meraih medali emas [secara] total, dan dua medali perak," katanya.

Sebelumnya, Pelatih pemusatan latihan nasional PB PABBSI Dirja Wihardja mengatakan, kans Eko lolos ke Olimpiade 2020 bisa semakin besar jika mampu kembali meraih medali emas saat turun di Kejuaraan Asia 2019 di Ningbo, China pada 18-28 April mendatang.

"Piala Dunia 2019 di Fuzhou itu adalah kejuaraan berkategori perak. Sedangkan Kejuaraan Asia di Ningbo adalah kejuaraan dengan kategori emas," ujar Dirja.

Selain Eko Yuli, lifter Indonesia lainnya yakni Deni, berhasil meraih medali perunggu di kelas 67 kilogram dengan total angkatan 305 kilogram yang terdiri dari snatch 135 kilogram dan clean and jerk 170 kilogram.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online