7 WNI Tewas dalam Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemain Timnas U-22 Andy Setyo Nugroho (ketiga kiri) dan Muhamad Rafi Syarahil (kedua kanan) berfoto dengan umat muslim Indonesia seusai menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Serkal, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (22/2/2019)./Antara-Nyoman Budhiana
Harianjogja.com, JOGJA - Bek tengah sekaligus kapten Indonesia U-22 Andy Setyo Nugroho diperkirakan pulih lebih cepat dari cedera punggung. Dia kemungkinan bisa main di final melawan Thailand, meski peluangnya kecil.
Bahkan pada sesi latihan Timnas U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2/2019) pagi, Andy sempat bergabung dengan rekan-rekannya.
Andy berada dalam kelompok para pemain yang tidak bermain atau hanya tampil kurang dari satu babak di laga semifinal melawan Vietnam sehari sebelumnya.
Sebagaimana menjadi kebiasaan khas Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri, kelompok tersebut akan mendapatkan porsi latihan dengan intensitas lebih tinggi demi menjaga kebugaran stamina dalam keadaan siap tanding.
Dokter Timnas U-22 Syarif Alwi mengatakan kondisi Andy jauh lebih baik dari yang diperkirakan. Namun menurut dia kecil kemungkinan Indra akan mengambil risiko untuk menurunkan bek PS Tira-Persikabo itu di partai pamungkas.
"Itulah terkadang dalam kedokteran satu ditambah satu bisa sama dengan 10," kata Syarif di sela-sela mendampingi Timnas U-22 berlatih.
Pria yang akrab disapa Papi itu menyatakan meski kondisi Andy sudah membaik, terapi stem cell yang selama ini diberikan tetap dilanjutkan untuk membantu si pemain memulihkan diri dengan lebih cepat lagi.
Andy mengalami cedera punggung yang kambuh saat ia jatuh terduduk di tepian lapangan Stadion Nasional dalam laga kedua penyisihan Grup B melawan Malaysia pada Rabu (20/2) lalu.
Syarif awalnya mendiagnosa Andy mengalami kompresi hernia grade 1 yang bisa membuat si pemain menepi hingga kurun waktu 2-3 pekan.
Meski sempat mengikuti porsi intensitas tinggi di 30 menit pertama sesi latihan, Andy kemudian menghabiskan 15 menit berikutnya bersama fisioterapis setelah mengeluhkan kembali kondisi otot-otot bagian bawah tubuhnya.
Otot-otot tersebut, kata Syarif, memang menjadi kaku terdampak penyempitan syaraf di bagian punggung akibat kompresi atau tekanan hernia.
Sempat beristirahat, Andy lantas kembali bergabung ketika Indra memberikan porsi latihan terakhir yang dilakukan oleh semua pemain kecuali, para kiper yang masih diawasi Asisten Pelatih Timnas U-22 Hendro Kartiko.
Indonesia kemungkinan tetap tak diperkuat Andy ketika melakoni partai final Piala AFF U-22 melawan Thailand di Stadion Nasional pada Selasa (26/2) malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.