Delapan Belas Bulan dalam Capaian dan Pekerjaan Rumah
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Mohamed Salah/Reuters-Carl Recine
Harianjogja.com, JOGJA - Jose Mourinho pernah menyia-nyiakan bakat Mohamed Salah di Chelsea. Pelatih yang menjuluki dirinya sebagai The Special One dan kini alih profesi sebagai komentator di jaringan televisi Bein Sport itu mengungkapkan alasan dia tidak cocok dengan Salah.
Mourinho mendatangkan Salah ke Stamford Bridge dari klub Swiss Basel pada 2014 di musim keduanya sebagai pelatih The Blues. Salah yang kala itu baru berusia 21 tahun kemudian hanya tampil 19 kali untuk tim London barat tersebut sebelum dipinjamkan ke Fiorentina dan Roma. Di Ibu Kota Italia, Salah menjadi pemain permanen permanen.
Sejak itu Salah telah menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dan memikat Liverpool. Salah kemudian menggila. Ia bahkan memecahkan rekor di musim pertamanya di Anfield, mencetak 44 gol saat tim Jurgen Klopp mencapai final Liga Champions, dan telah mengantongi 20 gol musim ini bersama The Reds.
Mourinho menegaskan Salah perlu pindah ke Italia karena sejumlah alasan, termasuk untuk menguatkan mentalnya dan lebih memahami permainan.
"Ia [Salah] tiba di Chelsea, datang dari Basel sebagai pemain yang kesepian, lugu, benar-benar di luar konteks dan rapuh secara fisik," kata Mourinho di Bein Sport sebagaimana dilansir Mirror.co.uk, Senin (4/3/2019).
"Kemudian ia pergi ke Italia. Ia mendapatkan pengalaman di Fiorentina dan Roma lalu ketika ia kembali ke Inggris ia datang sepenuhnya sudah beradaptasi dengan sepak bola Eropa. Kini ia memiliki pemahaman yang lebih tinggi tentang permainan, secara fisik ia jauh lebih kuat, Anda dapat melihat tubuh dan kebugarannya jauh lebih kuat serta jauh lebih percaya diri."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren
Sejumlah musisi ternama tampil memeriahkan FYP Fest, di antaranya NDX AKA, Denny Caknan, Guyon Waton, Trio Macan, dan Lavora