Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Alfonso de La Cruz/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua legiun asing milik PSS Sleman, Brian Ferreira dan Alfonso de La Cruz, sudah dimainkan di laga resmi. Penampilan mereka sejauh ini belum memuaskan Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro.
Brian dan Alfonso bermain saat PSS kalah 0-2 dari Madura United pada laga pembuka Grup D Piala Presiden 2019, Selasa (5/3/2019) sore di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Dalam pertandingan ini, Super Elang Jawa kalah gara-gara gol Alberto Goncalves di menit ke-10 dan Alfath Faathier di menit ke-86.
Seto menilai kondisi fisik dua Brian Ferreira dan Alfonso de La Cruz, belum prima. Akibatnya, mereka belum mampu menggerakkan permainan tim secara maksimal. Namun, Seto melihat potensi besar Brian, eks gelandang Timnas Argentina di Piala Dunia U-17 2011. Menurut dia, gelandang serang 24 tahun ini punya kemampuan teknis mumpuni.
“Brian skill oke, tinggal nanti benahi fisiknya. Begitu juga dengan Alfonso yang perlu adanya pembenahan fisik,” ujar dia.
Dalam tiga tahun terakhir, Brian Ferreira banyak melanglang. Dia bermain di kompetisi Malaysia bersama Johor Darul Ta’zim (2017), di Ekuador bersama Fuerza Amarilla (2017-2018), dan di Chile bersama Coquembo Unido (2018). Bahkan, pertengahan Januari lalu, situs sepak bola Mesir, kingfut.com menurunkan laporan yang menyebut Farreira menandatangani kontrak bersama ENPPI SC, klub Liga Premier Mesir. Namun, nilai kontrak yang ditawarkan ENPPI tidak disetujui Ferreira dan dia pun pulang ke Argentina sebelum berlabuh di PSS Sleman.
Sementara, Alfonso de La Cruz musim lalu bermain bersama Selangor di Malaysia. Dia bisa ditempatkan sebagai gelandang bertahan atau bek tengah. Saat masih di Selangor, Alfonso pernah dikritik secara terbuka oleh Pelatih Maniam Pachaiappan. Ketika itu Selangor kalah 1-3 dari Pahang di awal musim Malaysia Super League, Februari 2018. Menurut Maniam, sebagaimana dikutup dari Goal, Alfonso kurang bisa membantu menyusun serangan dan permainan Selangor membaik setelah Maniam menarik Alfonso keluar dan memainkan Ilham Udin Armaiyn.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Dinkes Gunungkidul menemukan 205 kasus baru TBC melalui program ACF TB yang melibatkan 30 puskesmas sejak April 2026.
Liverpool resmi mengamankan wonderkid Kolombia Samuel Martinez yang dijuluki The Next Kaka setelah mengalahkan Madrid dan Chelsea.
House tour rumah mewah Tasya Farasya viral di media sosial. Warganet terbelah antara kagum dan menilai konten itu sebagai flexing.
KPK memeriksa Kadinkes Ponorogo dan sejumlah saksi terkait pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Sugiri Sancoko.
Jangan asal tambah air radiator motor. Ketahui jadwal ideal ganti coolant agar mesin tidak overheat dan radiator tetap awet.