Selamat Jalan Pak Habibie, Ini Foto-Foto Jenazah Menuju Tempat Peristirahatan Terakhir
Presiden Ke-3 RI B.J. Habibie meninggal dunia pada usia 83 tahun di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta pukul 18.05 WIB, Rabu (11/9/2019).
Pemain Atletico Madrid dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Stadium/REUTERS-Massimo Pinca
Harianjogja.com, JOGJA – Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone memuji Juventus setinggi langit. Dia menyatakan timnya tersingkir dari Liga Champions bukan karena bermain buruk, melainkan lantaran Juventus bermain lebih bagus.
"Saya ingin menjelaskan bahwa kami tersingkir bukan karena bermain buruk, melainkan karena Juventus bermain bagus. Ketika itu terjadi, kamu hanya perlu angkat topi kepada lawan," ujar Simeone dikutip Sky Sports.
Los Colchoneros unggul 2-0 pada leg pertama tetapi harus mengakui kehebatan Juventus setelah ditaklukkan 3-0 pada leg kedua melalui hattrick Cristiano Ronaldo pada pertandingan di Allianz Stadium Turin Italia, Rabu (13/3/2019) dini hari.
“Juventus bermain lebih baik. Kami punya peluang melalui sundulan Alvaro Morata, tetapi peluang lain tidak banyak. Juventus terus menyerang dan memasuki area penalti, sehingga kami bertahan,” ujarnya.
“Selamat kepada Juve, karena serangan mereka sangat bagus. Mereka melakukan dengan baik dan layak menang. Ini benar, kita juga memiliki kesalahan tetapi mereka punya strategi lebih bagus pada bola kedua,” kata mantan gelandang timnas Argentina tersebut.
Penguasaan bola Atletico 38% dan hanya memiliki satu percobaan mengarah ke gawang. Selain itu, Atletico juga tidak memperoleh kesempatan tendangan sudut.
“Juventus bermain mirip selerti kami di leg pertama. Kami berjuang dan mereka layak lolos ke perempat final.”
“Saya tidak berpikir ini penampilan terburuk kami, saya tidak melihat kurangnya karakter. Mereka bermain simpel dan kamk ucapkan selamat kepada mereka. Kamk bermain cukup bagus pada babak pertama dan membuat peluang bagus, tetapi kamk tidak bisa di babak kedua. Kami tidak bisa membedakan mereka.”
“Saya pikir kekuatan terbesar Juve adalah kemampuan mereka dalam kondisi mendesak. Bahkan ketika kami berhasil lolos dari tekanan mereka, kami tidak cukup baik pada bola kedua,”
Hattrick yang menentukan dari Cristiano Ronaldo kemudian merayakan penalti dengan meniru gerakan Simeone pada leg pertama.
“Cristiano Ronaldo adalah yang terbaik di dunia, dia dapat melakukan pertunjukan ini di malam-malam besar. Dia akan melihat bagaimana saya melakukannya di Wanda Metropolitano dan seperti saya, berusaha menunjukkan karakternya," tutur Simeone.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Presiden Ke-3 RI B.J. Habibie meninggal dunia pada usia 83 tahun di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta pukul 18.05 WIB, Rabu (11/9/2019).
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.
Nadiem Makarim mengaku sakit hati dituntut membayar Rp5,67 triliun dalam kasus dugaan korupsi Chromebook Kemendikbudristek.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.