Prediksi Ganjar Pranowo Terbukti, Jateng Panen Covid-19 Seusai Lebaran
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Liverpool/Reuters-Carl Recine
Harianjogja.com, JOGJA - Liverpool puasa gelar kompetisi kasta teratas Liga Inggris selama 28 tahun. Kali terakhir Liverpool menjuari kompetisi teratas sepak bola Inggris adalah pada musim 1989/1990 silam, sebelum era Liga Premier.
Sejak saat itu, The Reds kesulitan tampil moncer di liga. Bahkan, sejak saat itu Liverpool hanya mampu finis runner up empat kali, meski kerap finis di empat besar.
Puasa gelar di Liga Inggris ini kerap menjadi olok-olok untuk The Reds. Namun bagi kapten Jordan Henderson, hal itu bisa menjadi motovasi tersendiri bagi timnya terutama para pemain. Menurut Henderson, para pemain selalu ingin mengakhiri penantian gelar juara Liverpool.
"Tentu saja kami merasakan gairah mengakhiri rangkaian itu. Itulah yang kami para pemain ingin lakukan, buat kami sebagai sebuah tim, buat fans juga, dan buat keseluruhan orang di klub," ujar Henderson, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (21/3/2019).
"Tapi ketika Anda bermain untuk Liverpool, selalu ada tekanan, tekanan untuk menunjukkan yang terbaik, ekspektasi. Tentu saja, itulah alasan kenapa Anda ingin ke sana," imbuhnya.
Liverpool sendiri saat ini berada di jalur juara. Mereka memuncaki klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 76 poin dari 31 laga. Mereka unggul dua poin dari Manchester City di posisi kedua. Namun City baru bermain 30 kali.
"Kami sudah menempatkan diri di posisi bagus untuk bertarung demi gelar. Dan sekarang tergantung kami sendiri untuk terus melaju," lanjut Henderson.
Liverpool memang tak juara Liga Inggris sejak 1990. Namun, mereka meraih sejumlah trofi di kompetisi lain yakni tiga gelar Piala FA, empat kali juara Piala Liga Inggris, Liga Champions dan Liga Europa, serta dua Piala Super Eropa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.