MU Diminta Cermat di Bursa Transfer

Ahmad Baihaqi
Ahmad Baihaqi Jum'at, 22 Maret 2019 03:27 WIB
MU Diminta Cermat di Bursa Transfer

Manchester United/Reuters-Rebecca Naden

Harianjogja.com, JOGJA - Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, yang kini menjadi pengamat di BT Sport mengingatkan mantan klubnya itu untuk cermat di bursa transfer.

MU memang membeli sejumlah pemain top dalam beberapa musim terakhir. Namun, para pemain anyar itu kurang maksimal dan cenderung dibuang. Salah satunya adalah Angel Di Maria dan Radamel Falcao yang tak bertahan lama di Old Trafford.

Ada pula Alexis Sanchez yang belum menemukan performa terbaiknya. Hanya Paul Pogba dan Romelu Lukaku yang kerap menjadi andalan MU. Meski, keduanya juga menunjukkan performa yang naik turun. Sementara tiga pemain yang dibeli pada musim lalu, Diogo Dalot, Fred, dan Lee Grant, juga belum menunjukkan kontribusi signifikan.

Melihat hal itu, Ferdinand berharap MU tak salah beli pemain lagi. "Setiap pemain yang melewati pintu United perlu punya DNA tertentu dan sudah terlalu banyak pemain yang direkrut klub beberapa tahun belakangan ini kekurangan kualitas-kualitas itu," ujarnya seperti dilansir Standard.co.uk, Kamis (21/3/2019).

"Ini bukan cuma soal talenta, lebih dari itu. Manchester United tidak seperti klub lainnya dan orang-orang yang tak memahami itu akan gagal ketika mereka ke sana."

"Foto-foto di dinding klub itu untuk mengingatkan Anda sejarah United dan dalam beberapa tahun terakhir, klub sudah menjauh dari sesuatu yang membuatnya spesial," lanjutnya.

MU saat ini masih berjuang untuk finis di posisi empat besar Liga Inggris. Mereka berada di peringkat kelima dengan koleksi 58 poin dari 30 laga, tertinggal dua poin dari Arsenal di urutan empat. Sementara di Liga Champions, MU lolos ke perempatfinal dan akan menghadapi Barcelona.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Solopos

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online