59 Calhaj Embarkasi Solo Tertunda Berangkat karena Sakit
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
Timnas Indonesia U-23/Antara-R. Rekotomo
Harianjogja.com, JOGJA - Indonesia U-23 gagal lolos ke Piala Asia U-23 2020 di Thailand setelah kalah dari Vietnam 0-1 pada laga kedua fase penyisihan grup Kualifikasi Piala Asia U-23 di Stadion My Dinh, Minggu (24/3/2019) malam WIB.
Petaka untuk Indonesia datang di menit terakhir pertandingan. Trieu Viet Hung berhasil menyundul bola umpan tendangan pojok untuk membuat Vietnam unggul 1-0. Dengan hasil ini, Indonesia belum mengumpulkan satu pun poin di dua laga. Sementara, Vietnam sudah mengoleksi enam angka. Tiga hari sebelum menundukkan Indonesia, Vietnam mengalahkan Brunei 6-0.
Sementara, Thailand kokoh di puncak klasemen. Setelah mengalahkan Indonesia 4-0 di laga pertama, Jumat (22/3/2019), Thailand mencukur Brunei 8-0 pada Minggu (24/3/2019) sore. Laga menghadapi Brunei pada Selasa (26/3/2019) tak ada artinya bagi anak asuh Indra Sjafri/
Indonesia dan Vietnam tim tampil agresif di awal laga. Gawang Satria Tama langsung terancam lewat tendangan keras pemain Vietnam, namun masih bisa ditepis. Indonesia kemudian membalas melalui tendangan bebas Luthfi Kamal yang masih melambung.
Setelah itu, Vietnam terus gencar melancarkan serangan. Menit ke-14, mereka mengancam lewat tendangan keras yang masih melambung. Tak lama berselang, sundulan pemain Vietnam di kotak penalti masih bisa diamankan Satria Tama.
Pada menit ke-20, Indonesia memberi ancaman. Tendangan bebas Luthfi Kamal mengarah ke gawang namun masih diblok kiper. Sementara pada menit ke-36, tendangan keras Luthfi masih melambung tinggi.
Di sisa menit babak pertama, kedua tim terus berusaha mencetak gol. Terutama Vietnam yang mampu mengurung pertahanan Indonesia. Namun, sejumlah peluang gagal dimanfaatkan mereka untuk menjadi gol. Skor imbang 0-0 pun bertahan hingga jeda turun minum.
Di babak kedua, Indonesia coba menekan. Mereka mendapatkan peluang melalui Egy Maulana Vikri dan Marinus Wanewar. Sayang dua peluang matang itu gagal dikonversi Egy dan Marinus menjadi gol karena bisa digagalkan kiper Vietnam.
Vietnam bukannya tanpa peluang. Mereka justru lebih banyak menekan dan melancarkan serangan. Namun sejumlah peluang berbahaya yang didapat belum bisa membuahkan hasil. Tembakan-tembakan mereka lebih banyak melambung tipis di atas gawang. Mereka akhirnya unggul di menit terakhir berkat sundulan memanfaatkan sepak pojok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.