HP Mulai Bermasalah? Kenali Gejalanya Sebelum Memutuskan Ganti
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Karteker CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA - Bambang Susanto, pengusaha yang bergerak di pasar modal kelahiran Semarang dan kini menetap di Jakarta ternyata telah lama tertarik untuk menanamkan modal di PSIM Jogja.
Selain karena klub ini memiliki sejarah panjang, sarana dan prasarana menjadi pertimbangan utama Bambang Susanto mengucurkan dana untuk PSIM Jogja.
"Saya dibesarkan di Semarang. Dari dulu yang saya kenal ya PSIS Semarang, PSIM Jogja dan sejumlah tim perserikatan. Saya teringat akan PSIM Jogja, dan kebetulan dipertemukan dengan beliau-beliau ini [manajemen PSIM Jogja]. Kami sudah berhubungan empat bulan, awalnya maju mundur hingga akhirnya mengerucut dalam sebulan terakhir. Secara paralel kami sudah siapkan semua," kata Bambang kepada awak media di Monumen PSSI, Selasa (26/3/2019).
Selain itu, Bambang melihat Jogja punya potensi kuat untuk pengembangan sportainment dan sportourism. Bambang mengaku memiliki pemikiran untuk mengembangkan PSIM Jogja seperti Persib Bandung, Persija dan Bali United.
"Kami ingin PSIM ini tidak hanya klub daerah. Kalau bisa lebih maju dan bisa seperti klub luar negeri. Jika semua dikelola dengan profesional, tidak menutup kemungkinan bisa menjalankan roda bisnis juga," ucap Bambang.
Bambang sudah menempuh sejumlah langkah sebelum berinvestasi ke PSIM Jogja. Bambang telah bertemu dengan Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
"Semua menyambut baik. Jogja punya Stadion Mandala Krida dengan fasilitas yang bagus. Ngarsa Dalem juga berpesan agar suporter dibina dan dijaga," ucap Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Satgas MBG Sleman membahas penguatan SOP SPPG usai audiensi Warga Peduli Anak dengan DPRD Sleman terkait dugaan keracunan pangan.
Kemenhut mengembangkan kasus pembalakan liar di TN Berbak dan Sembilang setelah dua orang ditetapkan sebagai tersangka.
Lima kalurahan di Sleman memilih mekanisme voting untuk Pilur PAW. Sebanyak 15 calon mengikuti pemilihan di lima kalurahan.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Industri pelumas mengubah strategi menghadapi pertumbuhan EV dengan memperkuat pasar industri dan mengembangkan produk bernilai tambah.