Jadwal Asian Games 2026: Indonesia Bidik Emas dari MLBB dan Panjat Tebing
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Bruno Casimir Kouotou Kounjouenko / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, PALEMBANG - Mantan pemain asing Persiba Bantul dan PSS Sleman yang kini telah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) Bruno Casimir Kouotou Kounjouenko menjalani trial bersama dengan Sriwijaya FC.
Bek tengah kelahiran 1981 ini sempat Arema Indonesia musim 2007 – 2008, dengan catatan 33 kali penampilan dan 4 gol. Selain itu, ia juga pernah memperkuat Persiba Bantul dan PSS Sleman di tahun 2011 dan 2012.
Meski telah berumur, namun melihat track recordnya mantan pemain Persita dan Arema FC ini memiliki peluang untuk direkrut oleh Sriwijaya FC.
Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi mengatakan, belum bisa berkomentar banyak terkait dengan penampilan dari pemain kelahiran Duola, Kamerun ini.
"Kamiakan lihat kemampuannya nanti," kata pelatih asal Sukoharjo, Jawa Tengah, ini, Rabu (3/4/2019).
Bek tengah berpostur 181 sentimeter ini harus bersaing ketat dengan sejumlah pemain lainnya yang berstatus trial, yakni Lingga (Lampung Sakti), Ikhsan (Borneo FC), Dwi (Persika Karawang).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Syarat membuat akta kematian meliputi surat kematian, KK, identitas pelapor, hingga formulir. Simak cara dan ketentuan pengurusannya.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.