Liverpool Jejakkan Satu Kaki di Semifinal Liga Champions

Akhirul Anwar
Akhirul Anwar Rabu, 10 April 2019 06:07 WIB
Liverpool Jejakkan Satu Kaki di Semifinal Liga Champions

Roberto Firmino merayakan gol kedua dalam pertadingan Liverpool melawan FC Porto dalam laga perempatfinal Liga Champions di Anfield, Rabu (10/4/2019)/Reuters

Harianjogja.com, JOGJA – Satu kaki Liverpool menjejak semifinal Liga Champions setelah The Reds unggul 2-0 atas FC Porto dalam pertandingan leg pertama perempat final di Anfield, Rabu (10/4/2019) dini hari WIB.

Liverpool unggul lewat gol cepat Naby Keita pada menit ke-5 disusul gol kedua Roberto Firmino pada menit ke-26. Liverpool sangat perkasa dalam pertandingan tersebut dengan menguasai jalannya permainan.

Penguasaan bola Liverpool 57 persen berbanding FC Porto 43 persen. Tembakan mengarah gawang 4 berbanding 3. Pelanggaran 8 berbanding 7 dan wasit mengeluarkan dua kartu kuning yang semuanya diberikan kepada pemain FC Porto.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp menerapkan strategi menyerang sepanjang pertandingan. Sejak babak pertama semua gelandang dan penyerang dimaksimalkan untuk mengancam gawang Porto yang dijaga oleh Iker Cassilas.

Sementara Porto agak sedikit grogi karena menjalani pertandingan tandang. Praktis hanya tuan rumah yang asyik melakukan serangan. Berkali-kali Mohammed Salah melakukan ancaman dari luat maupun dalam kotak penalti lawan.

Ketika sedang asyik menyerang pun, Liverpool tidak lupa untuk bertahan. Bahkan Mohammed Salah mampu berperan sebagai bek ketika Porto melakukan serangan balik cepat. Hal ini membuat striker FC Porto Mousa Marega dan Tiquinho agak kesulitan.

Gelandang tengah Liverpool yang dimotori Jordan Henderson cukup solid. Sang kapten mampu menggalang pertahanan sekaligus mengirimkan umpan berbahaya ke dalam kotak penalti lawan. Wing-back kanan Alexander-Arnold pun sangat baik melakukan over-lap untuk mengirimkan umpan silang.

Sementara itu, FC Porto tidak hanya bertahan dan berdiam diri. Meskipun banyak tekanan di babak pertama, anak asuhan Sergio Conceicao ini mampu bangkit. Striker Mousa Marega berkali-kali merepotkan Virgil van Dijk.

Beberapa kali juga tembakan Marega mengarah ke gawang Alisson Becker namun terbaca dengan baik sehingga tidak terlalu mengancam pertahanan Liverpool.

Di babak kedua, peluang FC Porto lebih banyak tetapi usahanya belum membuahkan hasil. Penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat tembakannya tidak fokus. Meskipun gagal mendulang poin namun cukup memberikan perlawanan dan merepotkan di Anfield.

Pertandingan leg kedua akan berlangsung pada Kamis 18 April 2019 mendatang. Liverpool boleh dikatakan sudah unggul dengan agregat 2-0 dan menjejakkan satu kaki di semifinal.

Tetapi Liga Champions adalah turnamen yang sulit ditebak. Berkaca pada laga-laga sebelumnya di putaran 16 besar antara Real Madrid vs Ajax Amsterdam, Atletico Madrid vs Juventus maupun laga Manchester United vs Paris Saint Germain.

Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar sudah unggul 2-1 di kandang Ajax, tetapi pada leg kedua justru kalah 1-4 dan tersingkir di hadapan publik sendiri dengan agregat (3-5). Hal yang sama dialami oleh Atletico Madrid sudah unggul 2-0 melawan Juventus di kandang pada leg pertama, tetapi dibalikkan keadaannya menjadi 3-0 di markas Juventus pada leg kedua dengan agregat (2-3). 

MU versus PSG juga senada. PSG yang sudah unggul 2-0 di Old Trafford justru tersingkir pada pertandingan leg kedua di hadapan publik sendiri karena MU mampu membalikkan keadaan menjadi 1-3 dengan agregat (3-3) unggul gol tandang.

Oleh karena itu, Liverpool tetap harus waspada dengan FC Porto pada leg kedua. FC Porto pernah mengangkat trofi kuping besar pada musim 2003/2004 di bawah asuhan Jose Mourinho setelah mengalahkan Monaco.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online