Prediksi 2022: Properti Industri & Logistik Diprediksi Paling Dicari
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
Gelandang serang Lazio Joaquin Correa selepas pertandingan melawan AC Milan./Twitter Lazio
Harianjogja.com, JOGJA – Lazio mencapai final Coppa Italia dan mengakhiri harapan AC Milan untuk mengakhiri delapan tahun tanpa trofi berkat gol tunggal Joaquin Correa. Lazio menang 1 - 0 di Stadion San Siro di Milan di leg kedua semifinal pada Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.
Dalam pertandingan leg pertama semifinal pada Februari lalu di Stadion Olimpico Roma kedua tim bermain imbang tanpa gol.
Correa, pemain asal Argentina, mencetak satu-satunya gol pada menit ke-58 lewat serangan balik untuk memberi Lazio tempat di final untuk ketiga kalinya dalam 5 tahun dan memberi lebih banyak tekanan pada pelatih Milan Gennaro Gattuso.
Raihan trofi terakhir Milan adalah gelar Serie A pada 2011 dan mereka sekarang berada di bawah tekanan lebih dari sebelumnya untuk finis di empat besar Serie A Italia dan lolos ke Liga Champions Eropa musim depan.
"Kami telah mengalahkan Milan dan Inter di stadion ini dan adil bahwa kami berada di final," kata pelatih Lazio Filippo Inzaghi, yang timnya mengalahkan Inter melalui adu penalti di perempat final dan akan menghadapi Atalanta atau Fiorentina di final.
Pertandingan leg kedua semifinal lainnya akan digelar pada Jumat (26/4/2019) mulai pukul 01.45 WIB di markas Atalanta di Bergamo menghadapi Fiorentina dengan skor di leg pertama pada akhir Februari 3 - 3 di markas Fiorentina di Firenze.
Lazio dan Fiorentina masing-masing telah enam kali menjuarai Coppa Italia. Lazio mendapatkannya pada 1958, 1998, 2000, 2004, 2009, dan 2013, sedangkan Fiorentina pada 1940, 1961, 1966, 1975, 1996, dan 2001.
Sementara itu, Milan lima kali meraih trofi Coppa Italia yakni pada edisi 1967, 1972, 1973, 1977, dan 2003, sedangkan Atalanta satu kali tampil sebagai juara pada 1963.
Juventus merupakan juara bertahan Coppa Italia. Dalam pertandingan final musim lalu di Stadion Olimpico Roma, mereka menang telak 4 - 0 atas Milan.
Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu juga paling sering menjuarai Coppa Italia yakni 13 kali pada 1938, 1942, 1959, 1960, 1965, 1979, 1983, 1990, 1995, 2015, 2016, 2017, dan 2018.
Di ajang musim ini, Juventus kandas di perempat final setelah secara sangat mengejutkan dikalahkan dengan skor telak 0 - 3 oleh Atalanta di Bergamo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.