Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Thomas Muller/Reuters-Thilo Schmuelgen
Harianjogja.com, JOGJA - Bayern Munchen punya peluang besar menjuarai Bundesliga Jerman 2018-2019 malam ini, tetapi mereka dihantui kutukan Allianz Arena.
Die Roten tersebut tidak pernah menyegel Meisterschale, sebutan trofi Bundesliga, di hadapan pendukung mereka di Allianz Arena. Padahal sejak Allianz Arena dibuka pada 2005, Thomas Muller dkk. sudah mengantongi sembilan gelar di kompetisi paling akbar di Jerman ini.
Bayern nyaris sekali merayakan kepastian juara di stadion berkapasitas 75.000 penonton tersebut pada 2014/2015. Pada musim itu, pesaing mereka di perebutan gelar, Wolfsburg takluk di markas Borussia Monchengladbach, selang sekitar 24 jam setelah Bayern menundukkan Hertha Berlin di kandang.
Celakanya, tamu yang bakal dihadapi Bayern di Allianz Arena pada laga penentuan gelar Bundesliga musim ini adalah Eintracht Frankfurt, Sabtu (18/5) pukul 20.30 WIB. Frankfurt tidak akan membiarkan Bayern berpesta juara karena mereka juga memerlukan tiga poin demi lolos ke Liga Champions musim depan.
Luka Jovic dkk. hanya terpaut sebiji poin dari penghuni peringkat keempat klasemen sekaligus batas terakhir di zona Liga Champions, Borussia Monchenglabach, yang bakal melawat ke markas Borussia Dortmund di Signal Iduna Park, pada laga pamungkas. Kegagalan Frankfurt ke final Liga Europa setelah kalah dari Chelsea lewat drama adu penalti sekaligus membuat Ante Rebic cs. bakal seperti singa yang terluka.
Pelatih Bayern, Niko Kovac, enggan memikirkan hasil pesaing timnya di jalur perebutan juara, Borussia Dortmund. Dia ingin Robert Lewandowski dkk. konsentrasi dengan pertandingan mereka sendiri melawan Frankfurt.
"Saya tidak akan bertanya tentang hasil ter-update mereka [Dortmund] dan saya tidak ingin melakukannya juga akhir pekan ini. Kami dalam situasi di mana kami bisa menentukan nasib lewat tangan sendiri. Saya tidak tertarik dengan apa yang dilakukan Dortmund. Itu tidak memengaruhiku sama sekali," ujar Kovac, seperti dikutip bundesliga.com, Jumat (17/5/2019).
Bayern sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk menyegel gelar kali ke-29 sepanjang sejarah mereka di Bundesliga. Sebab, selisih gol milik Bayern lebih superior dibanding Dortmund, yakni 17 gol. Meski begitu, pelatih berusia 47 tahun enggan menerapkan taktik defensif ketika menjamu Frankfurt.
"Kami akan main untuk menang melawan Frankfurt," ujar pelatih asal Kroasia yang baru semusim menakhodai Die Roten ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Ingin merencanakan kehamilan? Simak faktor penting seperti usia, kesehatan, dan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Simak profil, kontrak, dan target The Blues di musim mendatang.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.