Terjaring Jaring Petani, Ikan Duyung Mati dan Dagingnya Dibagi-Bagi

Newswire
Newswire Sabtu, 18 Mei 2019 16:07 WIB
Terjaring Jaring Petani, Ikan Duyung Mati dan Dagingnya Dibagi-Bagi

Nelayan/Antara

Harianjogja.com, TANJUNGPINANG--Nelayan bernama Khairul dari Kampung Kelam Pagi, Kelurahan Dompak, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riua, berhasil menjaring seekor ikan duyung, Sabtu pagi (18/5/2019).

Oleh penduduk setempat yang masuk Kecamatan Bukit Bestari itu, daging ikan langka tersebut dipotong kecil-kecil lalu dibagikan kepada sejumlah masyarakat untuk dimasak.

"Daripada mati sia-sia, kami sepakat dagingya dibagi-bagikan saja ke warga. Anggap saja ini rezeki kami hari ini," kata Khairul, hari ini Sabtu (18/5/2019), seperti dilaporkan Antara.

Khairul menceritakan penemuan duyung itu yang berawal saat dirinya menebar jaring di perairan laut di kawasan perairan itu pada Jumat (17/5) sore.

Pada Sabtu, saat subuh, ia kembali ke laut untuk melihat hasil dari jaring yang ditebarnya tersebut.

"Tiba-tiba ada duyung di dalam jaring saya. Tapi kondisinya tidak bernyawa lagi," kata dia.

Hewan dilindungi itu kemudian dibawanya ke pinggir pantai menggunakan sampan miliknya.

Tak lama kemudian, warga kampung berbondong-bondong datang untuk melihat dan membantu menggotongnya ke darat.

Menurut Khairul, ikan duyung itu tidak pernah dilihat oleh para nelayan setempat.

"Kalau ikan lumba-lumba selalu," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara/Bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online