Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Davinson Sanchez berbicara dengan wasit./Reuters-Dylan Martinez
Harianjogja.com, JOGJA - Musim lalu, Liverpool terkulai di final Liga Champions karena penyerang tumpuan mereka Mohamed Salah tak berkutik karena perilaku kapten Real Madrid, Sergio Ramos.
Ramos mengunci lengan Salah layaknya memakai jurus taekwondo yang membuat winger asal Mesir tersebut mengalami dislokasi bahu dan harus keluar lapangan sejak pertengahan babak pertama. Tanpa Salah, Liverpool menelan kekalahan 1-3 dari Madrid.
Liverpool kembali harus berhati-hati dengan pemain yang tak kenal kompromi seperti Ramos di skuat Tottenham pada final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. Bek sentral Spurs, Davinson Sanchez, bahkan terang-terangan terinspirasi dengan Ramos dalam menjinakkan Liverpool di final Liga Champions musim lalu.
Sanchez memang absen membela pertahanan Spurs karena cedera pangkal paha sejak kalah di markas Bournemouth, awal Mei 2019 lalu. Namun, dia mengindikasikan bisa kembali merumput saat Spurs meladeni Liverpool pada partai puncak Liga Champions nanti.
"Terkadang, saat ini, orang-orang terlalu fokus bermain sepak bola. Dan Sergio punya karakter yang Anda butuhkan untuk bermain di posisi itu. Saya menyaksikan video klipnya [Ramos], Franco Baresi, Paolo Maldini [mantan bek tengah ternama di dunia]. Agresi mereka," jelas Sanchez, seperti dilansir standard.co.uk, Senin (27/5/2019).
Bagi Sanchez, peran bek dalam sebuah tim tak kalah krusial dengan pemain di posisi lain. Apalagi, Spurs akan menghadapi Liverpool yang diperkuat salah satu trisula maut di dunia, Salah-Sadio Mane-Roberto Firmino. Bek-bek Spurs pun harus siap dengan pertarungan "keras" demi menghentikan para penyerang tim asal Merseyside tersebut.
"Terkadang, tidak cukup hanya dengan main bola. Anda harus melakukan lebih. Anda harus berlari lebih. Anda harus \'bertabrakan\' lebih. Untuk, saya tidak tahu, menangis lebih," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.