Prediksi 2022: Properti Industri & Logistik Diprediksi Paling Dicari
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
Djadjang Nurdjaman/Antara-Rosa Panggabean
Harianjogja.com, SURABAYA – Manajamen Persebaya akan mengevaluasi tim pelatih setelah Bajul Ijo dua kali bermain seri di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Terakhir, Persebaya ditahan imbang PSIS Semarang 1 - 1.
”Manajemen sangat kecewa dengan hasil seri di dua laga home ini,” kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi. ”Kebobolan dua kali karena kelengahan. Tim ini seharusnya lebih baik dari saat ini. Kami akan evaluasi tim pelatih dan akan membuat keputusan secepatnya demi sesegera mungkin mengembalikan performa Persebaya yang semestinya,” lanjutnya.
Candra menyesalkan lahirnya gol PSIS melalui Septian David Maulana. Saat itu, Persebaya terlalu lama bermain dengan 10 pemain karena Novan Setya Sasongko mengalami cedera.
Ketika Abu Rizal Maulana dipersiapkan masuk menggantikan Novan, gawang Persebaya sudah kebobolan melalui sontekan Septian yang lolos dari kawalan di sisi kanan, posisi yang ditempati Novan.
”Itu menunjukkan ada yang tidak pas di tim kepelatihan. Sebenarnya setelah laga melawan Kalteng Putra [juga berakhir 1 - 1] sudah kami beri lampu kuning, kini akan ada keputusan tegas,” ungkapnya.
Masih awal musim, tiga pertandingan, namun manajemen Persebaya menegaskan harus segera melakukan perbaikan. Karena kalau kondisi yang terjadi saat ini terus berlanjut, Ruben Sanadi dan kawan-kawan akan kesulitan untuk memenuhi target yaitu memperbaiki posisi lima besar yang diraih musim lalu.
”Kami ucapkan terima kasih kepada suporter karena terus mendukung kami. Mereka seharusnya mendapatkan yang lebih baik dari hasil yang kami capai saat ini. Kami yakin, evaluasi tegas yang akan kami lakukan ini akan membangkitkan Persebaya,” kata Candra sebagaimana dilansir laman resmi Persebaya.
Persebaya kini fokus untuk menyongsong laga keempat Liga 1 2019 melawan Barito Putera pada 15 Juni nanti. Green Force akan kembali menjadi tuan rumah. Tidak ada pilihan lain selain menang, setelah dua hasil seri di kandang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Konsultan properti global Colliers memprediksi bahwa untuk tahun depan, properti industri dan logistik menjadi aset real estat yang palingb dicari di Asia Pasifik.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis