Banjir di Sintang Kalbar Putus 13 Jembatan, Akses Bantuan Terhambat
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
Diego Maradona/Reuters-Alessandro Bianchi
Harianjogja.com, JAKARTA – Diego Maradona mengklaim dirinyalah pelatih yang cocok menangani Manchester United jika Setan Merah memang ingin berganti nakhoda.
Legenda sepak bola Argentina ini bahkan jemawa bisa mengembalikan kejayaan MU. “Jika Manchester United memerlukan pelatih, sayalah orang yang mampu mengemban tugas itu,” ujarnya dalam wawancara dengan Four Four Two yang dikutip Antara, Rabu (5/6/2019).
Menurutnya, MU memang sukses menjual banyak merchandise di berbagai belahan dunia, tetapi klub ini butuh prestasi dengan meraih trofi. “Saya mampu mewujudkannya,” katanya.
Maradona mengaku memfavoritkan MU di Liga Inggris. Dia menilai MU sebagai klub besar yang memiliki sejarah pemain dan pelatih hebat seperti Sir Alex Ferguson.
“Manchester City kini justru menjadi juara Liga Inggris.”
Maradona bahkan tak segan mengkritik bintang MU, Paul Pogba, yang menurutnya tak cukup menunjukkan kerja keras. “Saya suka Ander Herrera,” katanya.
Musim depan pasukan Ole Gunnar Solskjaer akan berlaga di Liga Eropa. Solskjaer sendiri sudah meneken kontrak selama tiga tahun bersama Setan Merah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
I.League resmi rilis jadwal musim 2026/2027. Super League dimulai 4 September. Simak info League Cup terbaru untuk menambah jam terbang pemain di sini.
Menkeu Purbaya targetkan rupiah menguat ke Rp15.000 lewat intervensi obligasi dan kebijakan DHE SDA mulai Juni 2026.
Google I/O 2026 sorot Gemini Spark yang justru didemokan di iPhone 17 Pro, memicu spekulasi strategi dan kerja sama Apple.
Urgensi Pembentukan TIMPORA Bantul sebagai Wujud Nyata Semangat Imigrasi untuk Rakyat
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.