Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Rene Higuita/Reuters-Sergio Moraes
Harianjogja.com, JOGJA—Rene Higuita sangat identik dengan rambut panjangnya. Namun, mantan kiper Timnas Kolombia tersebut bakal rela memangkas rambutnya karena sebuah alasan.
Higuita berjanji mencukur rambut panjangnya tersebut seandainya Timnas Kolombia gagal juara di Copa America 2019 ini. Kepercayaan diri Higuita atas kemampuan tim berjuluk Los Cafeteros ini memang tinggi di turnamen paling akbar di Amerika Selatan ini. Dia yakin Kolombia memiliki peluang besar finis sebagai juara dengan di bawah besutan pelatih baru mereka, Carlos Queiroz.
"Jika Kolombia tidak finis sebagai juara, maka saya akan cukur rambutku. Kolombia bermain dengan sepak bola bagus. Kami perlu mendukung keberanian pelatih saat ini, Carlos Queiroz. Saya harap membuahkan hasil," jelas pria yang masih setia dengan rambut panjangnya pada usia ke-55 tahun tersebut, seperti dilansir marca.com, Jumat (14/6/2019).
Harapan besar kepada Kolombia melambung ke angkasa sejak tim ini ditangani Carlos Queiroz pada Februari lalu. Pelatih asal Portugal itu membawa Los Cafeteros meraih tiga kemenangan dalam empat pertandingan pertamanya dengan Kolombia. Terbaru, Kolombia mampu membekuk Peru 3-0 pada laga persahabatan sebelum Copa America 2019.
Mantan striker Chile, Ivan Zamorano, saat didapuk sebagai pundit menilai Queiroz memberi sentuhan sepak bola Eropa kepada Kolombia. Pertahanan Kolombia juga semakin solid dengan tiga kali clean sheet dalam empat pertandingan. Modal pertahanan solid cukup penting bagi Kolombia melawan Argentina yang diperkuat Lionel Messi cs. pada laga pembuka Grup B, di Arena Fonte Nova, Salvador, Minggu (16/6) pukul 05.00 WIB.
"Kolombia di antara tim-tim Amerika Selatan, adalah salah satu contoh tim yang mengalami perkembangan. saya pikir kita semua tumbuh dengan melihat Kolombia karena permainan ajaib mereka, namun sekarang Queiroz lebih memberikan sentuhan Eropa yang lebih signifikan dan itu dibuktikan dengan para pemainnya. Sangat yakin jika mereka bisa menjadi protagonis," jelas Zamorano.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang