Pemkot Magelang Perkuat Pemahaman Masyarakat tentang Pengangkatan Anak
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Indra Sjafri (tiga kanan) bersama jajaran pelatih dan manajemen PSIM Jogja./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menggandeng pelatih Indonesia U-23 Indra Sjafri untuk proyek pengelolaan dan pembinaan pemain usia dini.
“Sesuai dengan fokus kami di awal. Salah satunya adalah pembinaan usia dini, maka coach Indra akan menjadi konsultan kami untuk pembinaan usia dini. Ke depan, kami ingin membuat sebuah akademi,” kata CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto kepada awak media di Wisma PSIM Jogja, Minggu (16/6) sore.
Menurut pengusaha kelahiran Semarang, Indra Sjafri akan fokus menyiapkan bibit pemain yang mampu mengisi skuat PSIM Jogja. Indra Sjafri akan berbagi dengan pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic.
Indra Sjafri menerima tawaran dari PSIM Jogja karena sudah memiliki KTP Kota Jogja dan menilai keberadaannya di PSIM Jogja akan memberikan dampak positif terhadap pembinaan pemain usia dini.
“Tahun 2009 saya sudah KTP jogja. Saya punya pengalaman di Bali United, bagaimana pentingnya pembinaan usia muda. Kehadiran Bali United adalah untuk kemaslahatan sepak bola di Bali. Saya ingin PSIM Jogja membawa kemaslahatan di Jogja dan DIY,” kata Indra.
Indra mengharapkan PSIM Jogja diisi oleh mayoritas pemain didikan akademi.
“Mudah-mudahan lima tahun ke depan muncul anak anak terbaik dari jogja.”
Selain itu, Indra juga melihat potensi industri sepak bola di PSIM Jogja sangat besar. Laskar Mataram memiliki suporter yang militan.
“Suporter di Jogja sudah ada sejak dulu dan sangat mengakar, rasa memiliki sangat besar. Saya yakin PSIM Jogja akan hidup,” ucapnya.
Indra menyebut dirinya akan menyiapkan proses agar potensi pemain muda mampu tumbuh maksimal. Di level usia dini, dirinya akan mendorong SSB di Kota Jogja untuk lebih berkembang.
“Nantiunya yang unggul kami ambil. Setelah itu di usia 16-19 tahun. Ini relevan dengan kompetisi Pro Elite yang kini sedang dijalankan di Liga 1. Kami ingin potensi yang ada ini diisi oleh orang orang DIY. Jadi kehadiran saya adalah membantu Vlado, karena saya tahu kualitas beliau. Saya yakinlah positif tahun ini kami ke Liga 1,” kata Indra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.