Hujan Angin Terjang Berbah Sleman, Pohon Bertumbangan, Rumah Rusak, Baliho Ambruk
Hujan lebat dan angin kencang menerjang kawasan Kalitirto, Berbah, Sleman, Jumat (26/1/2024) siang.
Philippe Coutinho/Reuters-Ueslei Marcelino
Harianjogja.com, JOGJA—Brasil hanya gagal menang tiga kali dalam 24 perjumpaan melawan Venezuela di semua kompetisi. Selecao menang besar dalam dua laga menjamu Venezuela saat menjadi tuan rumah Copa America.
Dua pertandingan itu tersebut terjadi saat tim berjuluk Selecao ini menundukkan Venezuela 6-0 pada Copa America 1975 dan 3-1 pada Copa America 1989.
Nah, Selecao diprediksi mengulang kemenangan besar ketika kembali berjumpa Venezuela saat menjadi tuan rumah Copa America 2019 pada laga kedua Grup A di Arena Fonte Nova, Salvador, Rabu (19/6/2019) pukul 07.30 WIB. Rekor pertemuan itu bisa dijadikan motivasi Thiago Silva dkk. untuk tancap gas sejak menit awal ketika kembali bertemu Venezuela.
Tuntutan agar langsung tancap gas bagi Brasil memang besar. Saat menundukkan Bolivia 3-0 pada laga perdana Grup A, Gabriel Jesus dkk. menjadi sasaran boo fans mereka sendiri setelah hanya bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Maka dari itu, agar tidak kembali bahan cibiran, Selecao harus menampilkan permainan sesempurna mungkin sejak peluit kick-off dibunyikan.
"Siulan cemoohan bagian dari permainan, fans ingin kami menang dan bermain bagus, jadi itu alasannya mereka menyoraki kami," ujar penyerang Brasil, Philippe Coutinho, seusai laga melawan Bolivia, seperti dilansir france24.com, Senin (17/6/2019).
Coutinho menyumbang brace pada pertandingan melawan Bolivia, salah satunya dari titik penalti. Pemain yang sedang menjadi sorotan di Barcelona karena dianggap gagal sejak diboyong dari Liverpool tersebut pun menempati daftar top scorer sementara Copa America 2019.
Meski begitu, Coutinho cs. perlu berkerja keras jika ingin mendobrak pertahanan Venezuela. La Vinotinto, julukan Venezuela, mengamankan gawang mereka perawan saat menahan imbang Peru 0-0 pada laga pembuka Grup A. Kiper Venezuela, Wuilker Farinez, memperlihatkan gerak reflek cekatan ketika menangkis serangan Peru. Dalam duel itu, Peru sebenarnya mampu mencetak dua gol ke gawang Venezuela, namun dua-duanya dianulir wasit setelah berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan lebat dan angin kencang menerjang kawasan Kalitirto, Berbah, Sleman, Jumat (26/1/2024) siang.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.