Prediksi Ganjar Pranowo Terbukti, Jateng Panen Covid-19 Seusai Lebaran
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Argentina/Reuters-Luisa Gonzalez
Solopos.com, BELO HORIZONTE - Setelah Argentina ditundukkan Kolombia 0-2 di laga perdana Grup B Copa America 2019, Diego Maradona menghina tim nasional negeranya sebagai kesebelasan yang lemah. Argentina, menurut Maradona, bahkan bisa saja kalah melawan Tonga, kesebelasan Oseania yang menghuni peringkat 202 FIFA.
Kritik pedas Si Tangan Tuhan sangat beralasan. Tim asuhan Lionel Scaloni bermain sangat jelek dan belum juga menang hingga laga kedua. Tango bahkan terancam angkat koper lebih awal karena masih menjadi juru kunci di Grup B setelah bermain imbang melawan Paraguay.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) WIB, Argentina bermain seri melawan Paraguay dengan skor 1-1. Tim Tango tertinggal lebih dulu setelah Richard Sanchez membobol gawang Franco Armani di babak pertama.
Beruntung, Argentina bisa menyamakan kedudukan di babak kedua. Sang kapten Lionel Messi membuat gol penyama melalui tendangan penalti. Argentina bisa saja kalah. Di menit ke-62, juara Piala Dunia 1978 dan 1986 itu dihukum tendangan penalti setelah Nicolas Otamendi melanggar Derlis Gonzales. Untungnya Amani mampu menepis tembakan penalti Derlis Gonzales.
Hasil ini membuat Argentina berada di posisi buncit Grup B Copa America 2019 dengan koleksi satu poin. Argentina pun terancam tak lolos mengingat fase grup tinggal menyisakan satu laga.
Pada laga terakhir, mereka akan menghadapi Qatar di Arena do Gremio, Porto Alegre, Senin (24/6/2019) WIB. Agar bisa lolos, Argentina harus mengalahkan Qatar, sembari berharap Paraguay tak memetik kemenangan saat melawan Kolombia.
"Gila kalau kami tidak bisa lolos dari fase grup ketika ada tiga tim lagi yang bisa lolos," ucap Messi seperti dikutip dari Fox Sport.
"Anda harus berpikir positif dan memiliki kepercayaan diri. Saya melihat tim yakin, bahwa kami akan memenangkan pertandingan berikutnya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.